Erick Thohir Ingin Bisnis Halal Bertransformasi di Tengah Pandemi, Seperti Apa?

Oleh Athika Rahma pada 17 Mei 2021, 15:40 WIB
Diperbarui 17 Mei 2021, 15:40 WIB
Menteri BUMN RI Erick Thohir hadiri peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan BRI yang bertajuk Woman (Wonderful & Magnificent). (Dok BRI)
Perbesar
Menteri BUMN RI Erick Thohir hadiri peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan BRI yang bertajuk Woman (Wonderful & Magnificent). (Dok BRI)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, perhatian kepada UMKM, terutama sektor ekonomi kreatif dan pariwisata bukan hanya tugas pemerintah.

Ada peranan penting danstrategis BUMN, swasta, hingga Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sebagai organisasi keumatan, untuk menjadi ekosistem yang saling mendukung secara berkelanjutan.

Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19, bisnis halal harus bertransformasi dengan menyesuaikan diri terhadap tantangan dan masalah yang muncul.

"Mulai dari bisnis makanan dalamkemasan, hijab instan, hingga aplikasi pemesanan tiket hotel, punya satu kesamaan, mereka mampu memecahkan masalah, tantangan, dan kebutuhan konsumen dengan efektif, kreatif dan cara-cara yang kena di hati konsumen," ujar Erick dalam pembukaan acara Eid Al Fitr Creative and Tourism (ECT) Expo 2021 secara daring, Senin (17/5/2021).

Oleh karenanya, meskipun pandemi ini penuh tantangan, Erick Thohir mengajak parapelaku usaha dalam ekosistem MES untuk tidak hanya fokus pada bagaimana bisnis bertahan di masa pandemi ini dengan produk dan cara lama.

Erick ingin, sektor bisnis halal daoat melahirkan dan memasarkan produk kreatif dan pengalaman pariwisata yang mampu menjawab masalah, tantangan dan kebutuhan konsumen di masa kini, dan masa depan.

Untuk itu, MES siap menjadi wadah yang efektif bagi pelaku bisnis dalammempromosikan produk lokal yang halal dan berkualitas serta memicu untuk menemukan tantangan dan kebutuhan konsumen untuk jadi peluang baru.

Selain itu, MES juga menjadi wadah untuk mendorong daya saing dan rasa bangga akan beragam produk karya anak bangsa Indonesia dengan multiplier effect yang positif terhadap upaya pemulihan ekonomi.

"Untuk itu, saya mengajak masyarakat menjadi bagian dari kegiatan yangbaik ini, untuk bersama-sama menggairahkan sektor ekonomi kreatif danpariwisata kita," tandas Erick Thohir.

2 dari 4 halaman

Masuk Pasar Global, Erick Thohir Minta Industri Halal RI Manfaatkan Teknologi Digital

Erick Thohir Rapat Perdana di DPR
Perbesar
Menteri BUMN, Erick Thohir (kiri) bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kanan) mengikuti rapat dengan Komisi VI DPR, di kompleks Parlemen, Senin (2/12/2019). Rapat membahas Penyertaan Modal Negara (PMN) pada Badan Usaha Milik Negera tahun anggaran 2019 dan 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menteri BUMN Erick Thohir membuka event Eid Al Fitr Creative and Tourism (ECT) Expo 2021 secara daring. Expo ini digelar untuk mendorong pemulihan dan menggairahkan perkembangan UMKM di sektor kreatif dan pariwisata.

Erick Thohir bilang, penyelenggaraan ECT Expo 2021 juga selaras dengan arahan Wakil Presiden RI dan Ketua Dewan Pembina PP MES, Ma’ruf Amin.

"Yakni mendorong usaha syariah skala mikro dan kecil menjadi bagian dari rantai nilai industri halal global, dan memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara optimal dalam memacu pertumbuhan usaha dan ketahanan ekonomi umat, dan tercapainya ekonomi syariah yang inklusif," ujar Erick dalam pembukaan ECT Expo 2021, Senin (17/5/2021).

Erick Thohir melanjutkan, perhatian kepada UMKM, terutama sektor ekonomi kreatif dan pariwisata bukan hanya tugas pemerintah. Ada peranan penting dan strategis BUMN, swasta, hingga MES sebagai organisasi keumatan, untuk menjadi ekosistem yang saling mendukung secara berkelanjutan.

"Berbagai bisnis dan produk yang sukses, berkelanjutan, dan relevan hingga masa pandemi ini, mulai dari bisnis makanan dalam kemasan, hijab instan, hingga aplikasi pemesanan tiket hotel, punya satu kesamaan, mereka mampu memecahkan masalah, tantangan, dan kebutuhan konsumen dengan efektif, kreatif dan cara-cara yang kena di hati konsumen," ujar Erick. 

3 dari 4 halaman

Masyarakat Ekonomi Syariah

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir pada hari ini, Minggu 11 April 2021 meresmikan Pertashop untuk Pondok Pesantren di Desa Surusunda, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.
Perbesar
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir pada hari ini, Minggu 11 April 2021 meresmikan Pertashop untuk Pondok Pesantren di Desa Surusunda, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.

Oleh karenanya, meskipun pandemi ini penuh tantangan, Erick mengajak para pelaku usaha dalam ekosistem MES untuk tidak hanya fokus pada bagaimana bisnis bertahan di masa pandemi ini dengan produk dan cara lama.

"Lahirkan dan pasarkan produk kreatif dan pengalaman pariwisata yang mampu menjawab masalah, tantangan dan kebutuhan konsumen di masa kini, dan masa depan," katanya.

Erick berharap, kegiatan ini dapat mendukung MES yang berperan sebagai wadah yang efektif bagi pelaku bisnis dalam mempromosikan produk lokal yang halal dan berkualitas, pemicu untuk menemukan tantangan dan kebutuhan konsumen untuk jadi peluang baru.

Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan guna mendorong daya saing dan rasa bangga akan beragam produk karyaanak bangsa Indonesia dengan multiplier effect yang positif terhadap upaya pemulihan ekonomi.

"Untuk itu, saya mengajak masyarakat menjadi bagian dari kegiatan yang baik ini, untuk bersama-sama menggairahkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata kita," tandas Erick. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓