Menkeu Sri Mulyani Sebut Tak Bisa Menikmati Libur Lebaran, Kenapa?

Oleh Liputan6.com pada 14 Mei 2021, 13:03 WIB
Diperbarui 14 Mei 2021, 13:03 WIB
Sri Mulyani Indrawati
Perbesar
Menteri Keuanga Sri Mulyani Indrawati (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengaku tidak sempat menikmati masa libur Lebaran. Alasannya, dalam tiga bulan ke depan Kementerian Keuangan memiliki sejumlah agenda yang padat dan harus segera diselesaikan.

"Kita enggak sempat buat libur Lebaran karena kita harus menyiapkan KMB BKM, audit BPK dan dua rancangan undang-undang," kata Sri Mulyani dalam Silaturahmi Daring Kementerian Keuangan - Idul Fitri 1442 H, Jakarta, Jumat, (14/5/2021).

Dia menyebutkan,  pihaknya tengah menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2022. Setelah itu, RUU akan diajukan kepada DPR dan dibahas bersama di Gedung DPR, Senayan.

"Kita akan menyelesaikan RUU untuk APBN," kata dia.

Sehingga, dalam  tiga bulan ke depan, Sri Mulyani akan banyak berinteraksi dengan media massa. Dia berpesan, agar media bisa menjadi sarana penyalur berita dari pemerintah.

Sri Mulyani juga menginginkan siaran berita yang dipublikasikan ditulis dengan baik. Namun, bukan berarti harus memuji kinerja pemerintah, melainkan menyiarkan kabar yang membuat Indonesia semakin baik. "Mohon buat berita baik bukan yang memuji-muji tapi membuat berita agar Indonesia semakin baik," ujar dia

 

Anisyah Al Faqir

Merdeka.com

 

2 dari 3 halaman

Sri Mulyani: Lebaran Terpisah dengan Keluarga Jadi Cobaan Berat saat Pandemi COVID-19

Sri Mulyani Mencatat, Defisit APBN pada Januari 2019 Capai Rp 45,8 T
Perbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat konferensi pers APBN KiTa Edisi Feb 2019 di Jakarta, Rabu (20/2). Kemenkeu mencatat defisit APBN pada Januari 2019 mencapai Rp45,8 triliun atau 0,28 persen dari PDB. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Idul Fitri merupakan saat spesial dimana seluruh keluarga berkumpul dan saling bermaaf-maafan. Namun, sudah dua tahun ini tradisi saling bertemu dan memaafkan ini tak bisa dijalankan karena adanya pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, Lebaran di tengah pandemi Covid-19 menjadi cobaan yang sangat berat bagi mereka yang terpisah jarak dengan orang tua, keluarga, dan handai taulan. Apalagi tahun ini, masyarakat tidak diperkenankan mudik Lebaran.

Rasa rindu ingin bertemu keluarga tentu menjadi cobaan yang sangat berat," ujarnya seperti dikutip dari laman instagram @smindrawati, Kamis, 13 Mei 2021.

Sri Mulyani menambahkan, meski hanya bertemu secara virtual, tapi dengan hati yang ikhlas, insyaAllah tidak akan mengurangi nilai dan makna perayaan Idulfitri. Semua dilakukan demi saling menjaga agar dapat melawan Covid-19.

"Mari jaga hati dan sucikan diri, sambut hari Idulfitri dengan rasa syukur dan suka cita merayakan hari kemenangan bagi seluruh umat muslim," tutur dia.

Terakhir, Sri Mulyani juga tak ketinggalan mengucapkan permohonan maaf di momen Idul Fitri ini. "Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Minal Aidzin wal Faidzin. Mohon maaf lahir dan batin," pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓