Harga Daging Sapi Masih Tinggi pada H+1 Lebaran 2021

Oleh Liputan6.com pada 14 Mei 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 14 Mei 2021, 13:00 WIB
Bulan Ramadan, Pemerintah Siap Intervensi Jika Harga Daging Sapi Naik
Perbesar
Penjual daging menunggu pembeli di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (8/4/2021). Pemerintah melalui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menegaskan, pihaknya siap melakukan intervensi jika stok daging langka dan terdapat lonjakan harga pada bulan Ramadan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) melaporkan, harga daging sapi di pasar ibu kota masih tinggi saat Lebaran 2021. Seperti di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur daging sapi saat ini dijual hingga Rp150.000 per kilogram (kg).

"Update di Pasar Kramat Jati daging sapi masih tinggi," ucap Ketua Umum Ikappi Abdullah Mansuri kepada Merdeka.com, Jumat (14/5/2021).

Dia menuturkan, sejak H-7 Idul Fitri 2021, harga daging sapi dibanderol antara Rp140.000-150.000 per kg. Padahal, sebelumnya harga daging sapi di Pasar Induk Kramat Jati masih dijual sebesar Rp120.000 per kg.

"Jadi, daging sapi (masih) tinggi," ujar dia.

Dia menduga, kenaikan harga daging sapi itu dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat  di momen perayaan hari raya Idulfitri. Menyusul di setiap perayaan Lebaran konsumsi masyarakat Indonesia akan bahan pangan tinggi protein hewani tersebut selalu mengalami kenaikan. 

"Dari setiap perayaan Lebaran tren konsumsi daging itu masih cenderung tinggi," tutur dia.

Selain daging sapi, komoditas daging ayam juga tercatat masih mengalami kenaikan menjadi Rp40.000 per kilogram. Harga daging ayam itu naik sebesar Rp7.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp33.000 per kg. 

"Ayam dari Rp33.000 menjadi Rp40.000 sekarang. Naik," kata dia.

 

Sulaeman

Merdeka.com

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kenaikan Permintaan Daging Sejak H-3 Lebaran

FOTO: Mendekati Lebaran, Harga Daging Mulai Merangkak Naik
Perbesar
Pedagang daging di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (3/5/2021). Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mencatat harga daging sapi dan ayam mulai naik mendekati hari raya Lebaran atau Idul Firtri. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, Pengelola Rumah Potong Hewan (RPH) Tunas Mandiri, Pamulang, Tangerang Selatan, Wandi mengaku mengalami peningkatan permintaan daging sapi karkas pada 3 hari menjelang Lebaran. Naiknya permintaan komoditas pangan tersebut, juga diikuti dengan naiknya harga daging sapi di tingkat RPH dan pedagang.

"Sudah mulai ada lonjakan semalam. Dari yang biasanya satu orang memotong satu sapi, semalam sampai 3 sapi," kata Wandi ditemui Senin, 10 Mei 2021.

Menurut Wandi, untuk harga sapi karkas saja dia menerima sapi-sapi siap potong itu seharga Rp105 ribu per kilogramnya. Angka itu, jauh lebih tinggi dibanding kondisi normal yang hanya dikisaran Rp85 ribu per kilo.

"Untuk modal karkas saja kita jual Rp105 ribu, di pasar sudah Rp150 ribu itu harga hari Jumat lalu," jelasnya.

Dia mengatakan, harga daging sapi segar di tingkat pengecer atau pedagang pasar bisa lebih dari Rp150 ribu per kilogram.

"Per sekarang di perkirakan harga di pasar naik kembali. Berkisar Rp160 ribu sampai Rp180 ribu. Tapi biasanya kalau sudah H-3 sampai lebaran harga stabil," ucap dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓