Transjakarta Batasi Jam Operasional Selama Libur Idul Fitri 2021

Oleh Liputan6.com pada 14 Mei 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 14 Mei 2021, 11:00 WIB
Pembatasan Kapasitas dan Operasional Transportasi Umum
Perbesar
Bus Transjakarta terlihat di kawasan Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Kamis (7/1/2021). Pemerintah melakukan pembatasan kapasitas dan operasional transportasi umum seiring diterapkannya kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) pada 11-25 Januari 2021 di Jawa dan Bali. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan tetap beroperasi saat momen libur Idulfitri 1442 Hijriah. Akan tetapi, manajemen Transjakarta akan menyesuaikan pada jam operasional, yang akan melayani masyarakat lebih singkat dibandingkan biasanya.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo menyampaikan, terhitung mulai Rabu hingga Minggu tepatnya 12-16 Mei 2021, jam  operasional Transjakarta akan dipangkas dan hanya melayani  pelanggan hingga pukul 21.30 WIB.

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub)  DKI Jakarta Nomor 190 Tahun  2021 tentang Pengendalian Transportasi Sebagai Upaya Pencegahan COVID-19 Pada Masa Libur Hari Raya Idulfitri 1442 H.  

"Sementara untuk layanan  medis  akan tetap beroperasi hingga pukul  23.00 WIB," ujar dia, Jumat (14/5/2021).

Jhony menambahkan, untuk libur Lebaran 2021, Transjakarta  menyediakan sebanyak 11 layanan  tambahan. Layanan ini dihadirkan untuk mengakomodasi serta mengantisipasi  kemungkinan terjadinya lonjakan  pelanggan di  beberapa titik-titik wisata di sekitar Jakarta.

"Layanan ini akan melayani pelanggan selama 3 (tiga) hari mulai 14-16 Mei 2021 dan beroperasi mulai pukul  05.00 – 19.00 wib. Kami siap melayani  mobilitas masyarakat semaksimal mungkin sesuai peraturan yang berlaku," ucapnya. 

Kendati begitu, Jhony mengatakan  Transjakarta tetap memberlakukan pembatasan jumlah pelanggan  yakni 50 persen dari kapasitas normal.

Rinciannya ketentuan  bus gandeng  hanya boleh diisi maksimal 60  pelanggan, bus sedang maksimal 30 pelanggan, bus kecil maksimal 15  pelanggan.

 

Reporter: Sulaeman

Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

11 Layanan Tambahan

Transjakarta Targetkan Semua Armada Gunakan Bus Listrik
Perbesar
Bus Transjakarta antre saat melintasi Shelter Harmoni, Jakarta, Kamis (5/11/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menargetkan di tahun 2030 seluruh armada merupakan bus listrik. Diharapkan total bus listrik mencapai 12.120 unit diakhir tahun 2030. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Berikut 11 layanan tambahan yang dioperasikan:

1. Pulogadung 2 – Ragunan (4H)

2. PGC 1 – Ancol (5D)

3. Harmoni – Ancol (5H)

4. Ragunan – Tosari (6)

5. Stasiun Manggarai – Ragunan (6F)

6. Kampung Rambutan – Ancol (5E)

7. Ragunan – Blok M via Kemang (6N)

8. Ragunan – MRT Fatmawati (6R)

9. Pancoran – TMII (7D) 

10. Ragunan – Departemen Pertanian (GR3).

11. Puri Beta– Ragunan (13D)

Di luar itu, Transjakarta  mengimbau masyarakat untuk  tetap  di rumah apabila  tidak ada keperluan mendesak. Namun jika harus ke luar rumah karena terpaksa  untuk  selalu menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Kami mengimbau seluruh  pelanggan  untuk tetap mematuhi semua prosedur yang berlaku, khususnya ketika menggunakan layanan Transjakarta," ujar dia.

Untuk selalu  mendapatkan informasi terbaru  tentang  Transjakarta  bisa mengakses  media  sosial  Transjakarta  di  Twitter:  @PT_Transjakarta dan Instagram: @pt_transjakarta.  Serta gunakan selalu aplikasi TIJE  untuk mendukung mobilitas.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓