Pertamina Tegaskan Jual Solar Industri dengan Harga Sesuai Ketentuan

Oleh Athika Rahma pada 07 Mei 2021, 19:15 WIB
Diperbarui 07 Mei 2021, 19:15 WIB
20151224-Jelang awal tahun 2016, Pemerintah Akan Turunkan Harga BBM
Perbesar
Petugas mengisi bahan bakar jenis Premium di SPBU Cikini, Jakarta, Kamis (24/12). Jelang awal tahun 2016, Pemerintah memutuskan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Penjualan solar industri dengan harga di bawah ketentuan marak di platform jual beli e-commerce. Di salah satu e-commerce yang sering digandrungi masyarakat, tertera penjualan solar industri yang mencatut nama Pertamina. Harga yang ditawarkan di bawah ketentuan yang ditetapkan, yaitu Rp 6.650 per liter ada pula yang menawarkan harga Rp 7.200 per liter.

Menanggapi hal tersebut, VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menegaskan, Pertamina selalu menjual solar industri dan bahan bakar lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pertamina selalu mengikuti ketentuan peraturan yang berlaku terkait formula harga. Di samping itu, produk Pertamina sumbernya jelas, terjamin kualitasnya dengan channel pemasaran yang juga jelas," ujar Fajriyah saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (7/5/2021).

Adapun menurut catatan Liputan6.com, harga dasar solar industri HSD Pertamina di area distribusi I hingga IV berkisar antara Rp 9.600 hingga Rp 9.850. Sedangkan untuk harga tebusnya mulai dari Rp 10.726 hingga Rp 11.365.

Fajriyah juga menegaskan, penjualan produk solar industri Pertamina dilakukan secara business to business sehingga tidak dijual sembarangan.

"Karena ini B2B, maka pembeliannya corporate to corporate atau perusahaan pengguna langsung ke Pertamina, dalam hal ini Subholding Commercial and Trading," jelasnya.

Fajriyah menegaskan, Pertamina tetap berkomitmen pada peraturan yang berlaku.

"Kalau di luar Pertamina, mohon maaf, kami tidak bisa komentar. Karena badan usaha yang menjual solar industri bukan hanya Pertamina," tandas Fajriyah.

2 dari 3 halaman

Marak Solar Industri Dijual Murah di E-Commerce

Mangkir Mencampur Biodiesel dengan Solar, Siap Kena Denda
Perbesar
Pemerintah ingin menegakkan peraturan lebih ketat agar industri melaksanakan amanat tersebut.

Sebelumnya, Solar industri ditemukan dijual di e-commerce. Menariknya, harga jual Solar industri ini jauh lebih murah dibandingkan dengan harga resmi yang ditetapkan oleh PT Pertamina (Persero).

Saat ini, harga solar industri yang dijual oleh Pertamina di kisaran Rp 10.000 per liter, tergantung dari wilayah penjualannya. Sedangkan harga di e-commerce jauh di bawah harga tersebut.

Pantauan Liputan6.com di laman Tokopedia, Jumat (7/5/2021), penjual solar industri di Jakarta Timur menjualnya dengan harga Rp 6.650 per liter. Sedangkan penjual di Bekasi melego solar industri di harga Rp 7.200 per liter.

Penjual solar industri di e-commerce tersebut tidak hanya ada di Jakarta dan sekitarnya saja tetapi juga ada di kota-kota lain seperti Surabaya dan Surakarta.

Salah satu penjual menuliskan keterangan sebagai berikut:

Kami mampu menjamin ketersediaan solar industri, baik supply besar maupun suplay kecil secara berkesinambungan, dengan mutu terjamin, harga yang bersaing dan pengiriman sesuai dengan permintaan klien.

Minimum Order : 5000 Liter

Harga Sebelum Ppn

Bebas Ongkir untuk Wil Jabodetabek & Jawa Barat

Pembayaran Bisa CBD / COD

Harga : Negosiasi dengan harga bersaing

Dokumen Solar Industri : Lengkap & resmi

Mutu dan Kwalitas bahan bakar :Sesuai standart SK Dirjen Migas No. No.3675/K/24/DJM/2006, tahun 2006.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓