Pertamina Hulu Indonesia Target Bor 5 Sumur Eksplorasi di Regional 3 Kalimantan

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 04 Mei 2021, 12:30 WIB
Diperbarui 04 Mei 2021, 12:30 WIB
20151007-Ilustrasi Tambang Minyak
Perbesar
Ilustrasi Tambang Minyak (iStock)

Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Chalid Said Salim, menyatakan pihaknya terus mendukung pencapaian ketahanan energi nasional dengan melakukan pemboran sumur-sumur minyak dan gas (migas) eksplorasi dan pengembangan di wilayah kerja Regional 3 Kalimantan.

"Tahun 2021, PHI merencanakan untuk melakukan pemboran lima sumur eksplorasi dan lebih dari 80 sumur pengembangan," ungkap Chalid dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Menurut dia, sebagai pengelola wilayah kerja migas ex-terminasi, PHI dan anak-anak perusahaan yakni PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, PT Pertamina Hulu Attaka, dan PT Pertamina Hulu West Ganal mengoperasikan lapangan dan fasilitas operasi dan produksi migas yang sudah berumur puluhan tahun, sehingga memerlukan inovasi teknologi dan kreativitas untuk memelihara kinerja operasi dan keekonomian aset.

Terkait dengan hal ini, General Manager Zona 8 Agus Amperianto, mengungkapkan langkah-langkah yang dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dalam memanfaatkan inovasi teknologi diantaranya dalam kegiatan pemboran di Wilayah Kerja Mahakam.

Agus menjelaskan, PHM mengembangkan inovasi dalam teknik pengeboran di Wilayah Kerja (WK) Mahakam tanpa menggunakan rig (rigless operation) melalui penggunaan Hydraulic Workover Unit (HWU) Drilling EHR-12 untuk pemboran sumur-sumur pengembangan.

"Inovasi ini merupakan buah sinergi dengan PT Elnusa, yang juga tergabung dengan Subholding Upstream Pertamina. Rigless operation ini berhasil mengurangi biaya pemboran secara signifikan," jelas Agus.

 

2 dari 3 halaman

Efisien

Ilustrasi Tambang Minyak (Liputan6.com/M.Iqbal)
Perbesar
Ilustrasi Tambang Minyak (Liputan6.com/M.Iqbal)

Ditambahkan Agus, penggunaan HWU oleh PHM telah terbukti berhasil mendukung kegiatan pemboran dengan biaya yang lebih rendah dengan tetap mengutamakan keselamatan operasi dan produksi, sehingga perusahaan terus mendorong penggunaan HWU ini di seluruh wilayah kerja Regional 3.

Berdasarkan catatan SKK Migas, hingga 31 Maret 2021, realisasi produksi gas TW-1 PHM berhasil melebihi target dengan realisasi sebesar 558 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dari target APBN sebesar 435 juta kaki kubik per hari (mmscfd), atau mencapai 122,9 persen.

Untuk produksi minyak TW-1, PHM juga berhasil melampaui target dengan realisasi 130,3 persen atau setara 29.691 barel per hari (bopd).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓