Kemenprekraf Ajukan Tambahan Dana Hibah Pariwisata Rp 3,7 Triliun

Oleh Liputan6.com pada 27 Apr 2021, 15:10 WIB
Diperbarui 27 Apr 2021, 15:10 WIB
Ilustrasi oleh-oleh, buah pariwisata
Perbesar
pariwisata merupakan sektor yang paling efektif untuk mendongkrak devisa Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengusulkan tambahan dana hibah pariwisata sebesar Rp3,7 triliun di tahun ini. Anggaran ini nantinya digunakan untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata dan juga seluruh sektor usaha ekonomi kreatif lainnya.

"Di 2021 kami mengajukan Rp3,7 triliun dan ini akan diperluas bukan hanya untuk hotel dan restoran tetapi juga untuk usaha-usaha parekraf lainnya," kata Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Raden Kurleni Ukar, dalam diskusi Mendobrak Inersia Pemulihan Ekonomi, Selasa (27/4).

Dia menambahkan, pengembangan desa-desa wisata menjadi fokus Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno. Oleh karena itu secara umum pihaknya berjanji akan terus mengembangkan atau mengupayakan sektor pariwisata dan ekonomi tetap bisa berjalan dan tumbuh.

"Di mana tahun lalu sudah dialokasikan Rp3,3 triliun untuk hibah pariwisata namun memang hanya terserap 70 persen dari dana tersebut dan ini hanya di maksudkan untuk industri hotel dan restoran," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Dalam pertemuan tersebut, Sandiaga melaporkan penyaluran dana hibah sektor pariwisata tahun 2020.

Kepada Airlangga, Sandiaga melaporkan dari anggaran Rp3,3 triliun untuk sektor pariwisata, hanya 70 persen yang bisa terealisasi di tahun lalu.

"Kami membahas secara detail tentang hibah pariwisata pada 2020 dari total Rp3,3 triliun terealisasi 70 persen atau Rp2,26 triliun," kata Sandiaga dalam keterangan persnya, Jakarta, Selasa (16/2).

 

2 dari 3 halaman

Penyerapan Anggaran

Wisata Kepulauan Seribu Mulai Ramai Wisatawan
Perbesar
Wisatawan mengunjungi Pulau Kelor, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (11/4/2021). Pariwisata Kepulauan Seribu mulai ramai dikunjungi wisatawan setelah beberapa waktu lalu Pemprov DKI membuka kembali dengan harapan menggerakkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Dari penyerapan anggaran sebesar Rp2,26 triliun, Sebanyak 6.818 hotel dan 7.625 restoran yang mendapatkan dana hibah dari pemerintah. Dia berjanji, realisasi dana hibah sektor pariwisata ini akan lebih cepat disalurkan pada tahun ini.

"Pada tahun 2021 akan kita tingkatkan, lanjutkan, dan perluas untuk meningkatkan resiliensi dan ketahanan industri pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19," ungkap Sandiaga.

Sandiaga melanjutkan, penyaluran dana hibah tahun 2020 kurang maksimal lantaran terhambat proses verifikasi dan validasi data. Proses validasi dan verifikasi masih menjadi pekerjaan rumah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Salah satu evaluasinya data yang disiapkan belum terverifikasi dan tervalidasi," kata dia.

 

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓