Rupiah Melemah, Menanti Kebijakan Bank Sentral Global

Oleh Andina Librianty pada 27 Apr 2021, 10:52 WIB
Diperbarui 27 Apr 2021, 10:52 WIB
FOTO: Akhir Tahun, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat
Perbesar
Karyawan menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Rabu (30/12/2020). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 80 poin atau 0,57 persen ke level Rp 14.050 per dolar AS. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Selasa pekan ini.

Mengutip Bloomberg, Selasa (27/4/2021), rupiah dibuka di angka 14.487 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.485 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah berada di level 14.494 per Dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.487 per dolar AS hingga 14.507 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 3,16 persen.

"Dolar AS tampak bergerak naik di awal sesi Selasa, walau pelaku pasar nampak masih akan berhati-hati menjelang laporan kebijakan moneter dari dua bank sentral global," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya seperti dikutip dari Antara, Selasa (27/4/2021).

Bank of Japan (BOJ) akan melaporkan kebijakan moneternya pada pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB dan The Federal Reserve AS pada Kamis (29/4/2021) mendatang pada pukul 01.00 WIB.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang lainnya berada di posisi 90,94, naik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 90,81.

 

2 dari 3 halaman

Imabl Hasil Obligasi AS

Ilustrasi dolar AS
Perbesar
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat, Jakarta, Kamis (23/10/2014) (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di level 1,577 persen, naik tipis dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,570 persen.

AS juga akan merilis laporan House Price Index (HPI) pukul 20.00 WIB serta laporan CB Consumer Confidence dan Richmond Manufacturing Index pada pukul 21.00 WIB.

Data-data tersebut berpeluang menjadi penggerak bagi dolar AS dan dapat berimbas pada harga komoditas dan mata uang utama lainnya.

Pada Senin (26/4/2021) lalu, rupiah ditutup menguat 40 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp14.485 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.525 per dolar AS.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓