Pertamina Hulu Energi Bersihkan Ceceran Cairan Hitam di Kepulauan Seribu

Oleh Liputan6.com pada 26 Apr 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 26 Apr 2021, 12:00 WIB
PHE ONWJ intensif berkoordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Seribu dalam melakukan pembersihan.
Perbesar
PHE ONWJ intensif berkoordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Seribu dalam melakukan pembersihan.

Liputan6.com, Jakarta - Merespons laporan adanya anomali lingkungan berupa ceceran cairan berwarna hitam bercampur sampah yang ditemukan di pesisir Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) intensif berkoordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan HidupKabupaten Kepulauan Seribu dalam melakukan pembersihan (25/04).

PHE ONWJ tetap mensiagakan personil Oil Spill Combat Team (OSCT) patroli menyisir lokasi sekitar untuk memastikan kondisi terkendali.

"Proses pembersihanini pun selain bekerja sama dengan Sudin LH Kabupaten Kepulauan Seribu juga berkoordinasidengan masyarakat sekitar agar proses berjalan cepat sehingga dampak ke lingkungan dapat diminimalisir," kata Manager Communication Relations & CID, Hari Setyono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Ia menuturkan, sebelumnya PHE ONWJ sudah melakukan pengecekan sesuai dengan standar prosedur penanganan dalam menjaga kehandalan fasilitas. Paralel, akan dilakukan pengecekan karakteristik dari sampel ceceran untuk memastikan sumber anomali.

2 dari 3 halaman

Dibantu Warga, Pertamina Hulu Energi Bersihkan Ceceran Minyak di Pantai Karawang

Pasca kejadian tumpahan minyak di area pantai Karawang, Tim PHE ONWJ terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk membersihkan sisa ceceran minyak. (Dok Pertamina)
Perbesar
Pasca kejadian tumpahan minyak di area pantai Karawang, Tim PHE ONWJ terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk membersihkan sisa ceceran minyak. (Dok Pertamina)

Pasca kejadian tumpahan minyak di area pantai Karawang, Tim Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk membersihkan sisa ceceran minyak.

Pembersihan dilakukan mulai dari laut hingga ke sisi darat. Untuk pembersihan di laut, Tim Pertamina Hulu Energi ONWJ mengerahkan beberapa kapal, sedangkan pembersihan di pantai melibatkan nelayan dan masyarakat di pesisir pantai Karawang.

Selain itu, secara rutin Tim Pertamina Hulu Energi ONWJ juga melakukan flyover atau pemantauan dari udara untuk memetakan lokasi sisa tumpahan.

"Kami bersama masyarakat telah membersihkan sisa ceceran minyak yang bercampur dengan pasir terutama di area sekitar Cemara Jaya, Pasir Putih Sukajaya dan Tanjung Sari. Kami juga mensiagakan dan menambah personil Oil Spill Combat Team (OSCT) di lokasi pantai agar pembersihan bisa lebih cepat," jelas Manager Communications Relations & CID PHE ONWJ, hari Setyono dalam keterangan tertulis, Minggu (25/4/2021).

Selain itu, lanjut Hari, Tim Pertamina Hulu Energi juga terus melakukan pemantauan melalui laut dan udara mengikuti trajektori MOTUM (Model Tumpahan Minyak) termasuk fasilitas produksi PHE ONWJ dan area potensial lainnya untuk memastikan kondisi aman dan terkendali.

Pertamina Hulu Energi ONWJ dalam operasinya mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja dan Lindungan lingkungan. Patroli juga dilakukan secara rutin pada setiap fasilitas aset yang ada. Pengecekan sudah merupakan standar prosedur operasi.

"Operasi Pertamina Hulu ONWJ kembali berjalan normal dengan mengalihkan alur minyak dari saluran pipa lainnya, sambil dilakukan perbaikan dan pengetesan sebelum kembali di alirkan. Diharapkan dalam waktu dekat pipa bisa dioperasikan kembali", ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓