Kepesertaan 12 Ribu Penerima Kartu Prakerja Gelombang 16 Terancam Dicabut

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 24 Apr 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 24 Apr 2021, 12:00 WIB
Kartu Prakerja
Perbesar
Kartu Prakerja

Liputan6.com, Jakarta Manajemen Pelaksana (PMO) program Kartu Prakerja mencatat, saat ini masih ada sekitar 12 ribu dari total 300 ribu peserta di gelombang 16 yang belum membeli pelatihan pertama. Jika itu tidak dilakukan sampai batas akhir waktu, otomatis status kepesertaan 12 penerima tersebut akan dicopot.

"Batas akhir pembelian pelatihan pertama untuk gelombang 16 adalah hari Kamis, 29 April 2021 pukul 23.59 WIB," kata Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, Sabtu (24/4/2021).

"Kami sangat berharap peserta gelombang 16 dapat segera membeli pelatihan pertamanya sebelum batas akhir. Begitu banyak orang yang ingin bergabung dengan Program Kartu Prakerja, jangan sia-siakan kesempatan yang sudah ada di dashboard," pintanya.

Louisa mengatakan, pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 17 saat ini tengah dipersiapkan. Adapun masa pendaftaran ini kembali diadakan untuk menambal kuota akibat status kepesertaan yang dicabut pada gelombang-gelombang sebelumnya.

"Gelombang 17 akan dibuka untuk memulihkan kepesertaan yang dicabut, jadi bukan penambahan kuota. Jadwalnya setelah kami selesai melakukan rekonsiliasi data," jelas dia.

Secara perhitungan, Louisa merinci jika kuota pendaftaran Kartu Prakerja yang bisa dibuka pada gelombang 17 nanti bisa mencapai 47 ribu lebih. Potensi tersebut didapat berdasarkan perhitungan total jumlah pendaftar di gelombang 12-16 yang mencabut kepesertaannya.

"Hingga hari ini, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja telah mencabut kepesertaan 35.809 orang dari gelombang 12-15 yang tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai peserta Program Kartu Prakerja," terangnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pemerintah Bagi-Bagi Pelatihan Kerja Gratis, Minat?

Ilustrasi Program Kartu Prakerja. Dok prakerja.go.id
Perbesar
Ilustrasi Program Kartu Prakerja. Dok prakerja.go.id

Manajamen Pelaksana Program Kartu Prakerja memberikan kesempatan gratis kepada masyarakat umum untuk mendapatkan pelatihan kerja. Pelatihan gratis ini dilakulan selama periode bulan Ramadhan.

"Selama bulan Ramadhan ini kami mengadakan kegiatan Ngabuburit Bersama Kartu Prakerja berupa pelatihan gratis yang terbuka bagi masyarakat umum," kata Head of Communication Manajemen Pelaksana Prakerja, Louisa Tuhatu kepada wartawan, Jumat (24/4/2021).

Dalam pelatihan gratis ini, Manajemen bekerja sama dengan enam platform digital dan berbagai lembaga pelatihan yang ada di platform mereka. Melalui kegiatan ini pihaknya berharap masyarakat dapat mencoba dan mengambil manfaat dari pelatihan-pelatihan yang sama dengan peserta Program Kartu Prakerja.

"Silakan lihat informasinya di IG @prakerja.go.id. Andaikata kuota sudah penuh, silakan kirim private message kepada kami supaya bisa kami sampaikan kepada Lembaga Pelatihannya," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memperbanyak jumlah Balai Latihan Kerja (BLK) ke berbagai komunitas, sehingga dapat mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul di Indonesia. Hal itu disampaikan Wapres Ma'ruf Amin kepada Menaker Ida Fauziyah dalam pertemuan di kediaman dinas wapres di Jakarta, Kamis siang.

"Wapres meminta agar ini bagaimana caranya supaya yang bagus-bagus itu bisa direplikasi, karena ini dampaknya sangat positif," kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi di Jakarta, Kamis (22/4).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓