Laba Bank Kalsel Naik 45,85 Persen di Kuartal I 2021

Oleh Tira Santia pada 20 Apr 2021, 20:45 WIB
Diperbarui 20 Apr 2021, 20:45 WIB
Gedung Bank Kalsel.
Perbesar
Gedung Bank Kalsel.

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) mampu menorehkan kinerja yang positif di kuartal I 2021. Hal ini seiring membaiknya perekonoman Kalimantan Selatan setelah diterpa pandemi Covid-19 selama setahun lebih. 

Bank Kalsel mampu bertumbuh secara stabil dan berhasil menjaga stabilitas kinerja. Berbagai catatan performa Bank Kalsel seperti pertumbuhan Aset, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Laba menampilkan hasil yang positif.

Per Maret 2021, Bank Kalsel mencatatkan kenaikan aset sebesar 12,41 persen atau menjadi Rp 16,04 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 14,27 triliun (yoy). Dari angka tersebut pencapaian target terhadap RBB Maret sebesar 102,42 persen.

Laba Bank Kalsel juga meningkat 45,85 persen atau menjadi Rp 121,49 miliar jika dibandingkan sebelumnya Rp 83,30 miliar (yoy). Nilai ini jika dilihat dari pencapaian target terhadap RBB Maret mencapai 158,70 persen.

Selanjutnya, dari sisi DPK tumbuh 15,33 persen atau mencapai Rp 13,23 triliun jika dibandingkan sebelumnya Rp 11,47 Triliun. Dimana pencapaian target terhadap RBB Maret sebesar 106,49 persen.

Plt. Direktur Utama Bank Kalsel IGK Prasetya menuturkan, capaian kinerja yang positif ini merupakan hasil kerja keras semua pihak di Bank Kalsel secara kolektif.

“Alhamdulillah meski saat ini perekonomian kita masih mengalami resesi namun Bank Kalsel berhasil mencatatkan laba Rp 121 miliar. Performa positif ini dapat kita lakukan berkat kerja sama yang baik. Capaian ini merupakan bentuk kontribusi nyata Bank Kalsel di masa sulit seperti masa Pandemi Covid-19,” tutur Prasetya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/4/2021).

 

2 dari 2 halaman

Efisiensi

Direktur Operasional Bank Kalsel, Ahmad Fatrya Putra menambahkan, bahwa kinerja yang telah dicapai ini salah satunya juga ditunjang oleh efisiensi biaya, yaitu melakukan efisiensi pada pos-pos yang dapat dikondisikan berdasarkan skala prioritas.

“Bank ini sudah diterapkan bekerja dengan sistem yang harus dipatuhi dengan konsisten. Bukan bergantung pada individu, melainkan dengan sistem dan kerja kolektif yang solid. Kami akan terus berupaya untuk senantiasa memberikan layanan dan kinerja terbaik bagi nasabah setia dan masyarakat, sesuai dengan tagline kami, Setia Melayani, Melaju Bersama,” ungkap Fatrya.

Sementara itu Komisaris Utama Bank Kalsel, Ary Bastari mengingatkan agar capaian kinerja ini dapat disyukuri bersama dan jangan membuat kita terjebak dalam euphoria.

“Prestasi ini jangan membuat Direksi dan jajarannya lupa diri tetapi harus disyukuri bersama, sehingga kita tidak terjebak dengan euphoria sesaat. Yang terpenting adalah bagaimana menjaga amanah para stakeholder dengan baik. Sehingga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kita untuk mencapai performa yang lebih baik,” tutur Ary.

Lanjutkan Membaca ↓