Mendag: Konsumsi Produk Dalam Negeri Bantu Pertumbuhan Ekonomi

Oleh Andina Librianty pada 20 Apr 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 20 Apr 2021, 16:00 WIB
Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi
Perbesar
Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, mengatakan bahwa peningkatan konsumsi atau belanja produk buatan dalam negeri merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi Indonesia. Ini akan membantu perekonomian Indonesia, mengingat konsumsi rumah tangga Indonesia pada kuartal II 2020 turun hingga 5,51 persen akibat pandemi Covid-19.

"Hal ini dapat memberikan efek domino bagi penguatan pasar dalam negeri dan meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat," kata Lutfi pada Selasa (20/4/2021).

Pemerintah juga telah menerbitkan berbagai regulasi untuk membuat ekonomi nasional kembali bergerak ke arah positif.

Beberapa diantaranya bertujuan mendorong konsumsi, seperti insentif pajak PPnBM mobil 0 persen dan pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk penjualan rumah baru sejak Maret hingga Agustus 2021.

"Indonesia adalah bangsa yang besar. Jadilah konsumen di negeri sendiri, konsumen cerdas pulihkan ekonomi bangsa," tuturnya.

 

 

2 dari 3 halaman

Konsumen Cerdas

FOTO: DPR dan Kemendag Batal Bahas RUU Kemitraan Ekonomi Komprehensif dengan EFTA
Perbesar
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat sidang paripurna DPR di Jakarta, Selasa (23/3/2021). DPR batal membahas RUU Kemitraan Ekonomi Komprehensif RI-EFTA karena diwakilkan Wakil Menteri Perdagangan yang seharusnya dihadiri Menteri Perdagangan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, juga menekankan agar masyarakat menjadi konsumen yang cerdas untuk memperhatikan kualitas produk-produk yang dibeli. Termasuk harus memiliki Standar Nasional Indonesia.

"Jadilah konsumen cerdas, teliti sebelum membeli, perhatikan kualitas dan standar SNI, serta selalu pakai buatan dalam negeri," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓