PLN Tetapkan Komite Dewan Komisaris Baru, Simak Daftarnya

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 20 Apr 2021, 12:35 WIB
Diperbarui 20 Apr 2021, 12:35 WIB
20170621-PLN Berikan Diskon Biaya Penyambungan Tambah Daya-Antonius
Perbesar
Petugas PLN melakukan penyambungan penambahan daya listrik di Jakarta, Rabu (21/6). Menyambut lebaran, PLN memberikan bebas biaya penyambungan untuk rumah ibadah dan potongan 50 persen untuk pengguna selain rumah ibadah. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) telah menetapkan susunan komite dewan komisaris terbaru. Secara jumlah, terdapat 18 nama yang mengisi daftar Komite Dewan Komisaris PLN.

Dalam sebuah surat kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Senin (19/4/2021), 18 sosok tersebut ditempatkan pada tiga kategori posisi, yakni Komite Audit, Komite Manajemen Risiko, serta Komite Nominasi dan Remunerasi.

Wakil Komisaris Utama PT Freeport Indonesia Amien Sunaryadi mendapat dua jabatan dalam susunan Komite Dewan Komisaris PLN terbaru. Dirinya diberi posisi Ketua Komite Audit sekaligus Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi.

Beberapa nama besar lain turun mengisi posisi dalam jajaran komite dewan komisaris PLN. Seperti Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, hingga Mantan Kepala BPKP Ardan Adiperdana.

Berikut susunan lengkap Komite Dewan Komisaris PLN terbaru:

1. Komite Audit

- Ketua: Amien Sunaryadi

- Anggota:

Murtaqi Syamsuddin

Deden Juhara

Nizam Burhanuddin

Krisna Simbaputera

Ade Ikhwan

2. Komite Manajemen Risiko

- Ketua: Mohamad Ikhsan

- Anggota:

Rida Mulyana

Mohammad Rudy Salahuddin

Ardan Adiperdana

Firman Dini

Widhyawan Prawiraatmadja

Sahih Pangaribowo

3. Komite Nominasi dan Remunerasi

- Ketua: Amien Sunaryadi

- Sekretaris: Dudy Purwagandhi

- Anggota:

Suahasil Nazara

Ilya Avianti

Eko Sulistyo

Roikhan.

2 dari 3 halaman

PLN Targetkan Seluruh Jaringan Listrik di NTT Bisa Pulih pada 21 April 2021

PLN terjunkan personel bantu pulihkan listrik di NTT. (Dok PLN)
Perbesar
PLN terjunkan personel bantu pulihkan listrik di NTT. (Dok PLN)

Sebelumnya, PT PLN (Persero) menargetkan bisa memulihkan seluruh jaringan listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 21 April 2021 mendatang. Seperti diketahui, sejumlah wilayah di NTT porak poranda akibat Siklon Tropis Seroja yang melanda pada 4-5 April 2021.

"Mudah-mudahan pada tanggal 21 April nanti kami bisa selesaikan seluruhnya. Jadi tidak sampai dengan satu bulan mudah-mudahan NTT telah terang kembali dan bangkit kembali untuk bisa menjadi lebih baik sebelum terjadinya Siklon Seroja," kata Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua & Nusa Tenggara PLN Syamsul Huda dalam sesi teleconference, Senin (19/4/2021).

Pasca musibah tersebut, Syamsul mengatakan, PLN segera membangun tower listrik sistem pemulihan darurat atau tower emergency restoration system (ERS) setinggi 63 meter. Proses pengerjaannya dibantu oleh sebanyak 107 orang yang terdiri dari tenaga alih daya, relawan hingga personil TNI.

Syamsul melaporkan, setelah melalui proses pembangunan Tower ERS selama 10 hari selama rentang waktu 8-18 April 2021, pada 18 April pukul 17.53 WITA menara tersebut sukses mengaliri daya listrik ke arah Naibonat-Maulafa.

"Sehingga jumlah 169.480 pelanggan di 4 kabupaten telah menyala, yaitu di Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kabupaten Belu," ungkapnya.

Adapun pembangunan menara darurat tersebut mulanya ditarget rampung selama 1 bulan karena medan yang begitu sulit. Bukan hanya karena kendala hujan dan angin akibat Siklon Tropis Seroja, tapi juga karena tanah longsor yang membuat tower SUTT di Pulau Timor roboh.

"Perkiraan awal kita membutuhkan waktu 30 hari atau 1 bulan. Namun demikian karena kesigapan teman-teman relawan PLN dibantu oleh TNI dan masyarakat, mampu menyelesaikan dalam waktu 10 hari, yang berarti lebih cepat dari target semula," tutur Syamsul.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓