Tips Wajib Diketahui Pengusaha agar Bisnis Tokcer

Oleh Helena Yupita pada 21 Apr 2021, 07:00 WIB
Diperbarui 21 Apr 2021, 07:00 WIB
[Fimela] Ilustrasi Business Mobile
Perbesar
Ilustrasi menjalani bisnis lewat ponsel pintar | unsplash.com/@mr_fresh

Liputan6.com, Jakarta Masalah terbesar yang dihadapi pemilik usaha adalah sebagai pemula mereka tidak ahli di bidangnya. Ini membuat mereka kerap tidak memahami hal yang benar-benar diperlukan untuk menjalankan bisnis secara efektif. Itulah yang biasanya membuat bisnis mereka bermasalah dan bisa jadi gagal.

Jangan biarkan itu terjadi. Akui bahwa mungkin Anda tidak tahu  apa yang harus dilakukan tentang bisnis.

Melansir dari laman entrepreneur, Rabu (21/4/2021), berikut beberapa tips yang dijamin akan membantu bisnis Anda keluar dari masalah. 

1. Selalu pastikan memiliki cukup uang untuk modal

Modus kegagalan bisnis yang paling umum adalah kehabisan uang. Jika Anda tahu akan ada masalah arus kas atau likuiditas, perbaiki mulai saat ini.  

2. Jaga performa

Ini berlaku untuk setiap bisnis besar dan kecil. Biaya kehilangan karyawan yang baik sangat besar, namun para pemimpin bisnis jarang meluangkan waktu untuk memastikan bahwa karyawan terbaik mereka termotivasi, tertantang, dan diberi kompensasi dengan benar.

3. Belajar banyak mengatakan "ya" dan "tidak"

Dua kata terpenting yang dimiliki pemilik bisnis dan pendiri adalah "ya" dan "tidak". Belajar banyak untuk mengatakannya. 

Kedua kata tersebut menandakan ketegasan. Alasan terpenting untuk fokus dan memperjelas apa yang dilakukan perusahaan Anda akan menjelaskan semua hal yang tidak akan dilakukan.

 

2 dari 4 halaman

4. Dengarkan masukan pelanggan

Ilustrasi berpikir | Andrea Piacquadio dari Pexels
Perbesar
Ilustrasi berpikir | Andrea Piacquadio dari Pexels

Hanya sedikit pemilik usaha yang menghargai pelanggan mereka ketika memberikan umpan balik dan masukan. Padahal pelanggan justru merupakan sumber informasi yang paling penting

Sebagai pemilik usaha, belajarlah untuk itu. Salah satu tips bisnis dapat berjalan dengan baik dan tahan lama adalah karena melakukan pembangunan atas kritik dan saran dari pelanggan mereka.

5. Percaya insting

Frasa ini sering diulang tetapi jarang dipahami. Artinya, naluri Anda sendiri adalah alat pengambilan keputusan yang sangat berharga. Terlalu sering kita akhirnya berkata dalam retrospeksi dan dengan penyesalan.

Kuncinya adalah mengetahui bagaimana mengakses naluri Anda. Duduk, diam, dan dengarkan diri sendiri.

6. Pelajari tentang meritokrasi dan nepotisme

Yang pertama adalah bagaimana Anda menjalankan organisasi dengan mengakui, memberi penghargaan, dan memberi kompensasi hanya berdasarkan kemampuan dan pencapaian. 

Yang kedua adalah bagaimana Anda tidak menjalankan organisasi dengan memilih-milih dan bias.

 

3 dari 4 halaman

7. Ketahui kapan dan kapan harus tidak transparan

Transparansi di beberapa saat bisa dapat merugikan sama seperti menguntungkan di saat yang lain. 

Ada waktu untuk berbagi secara terbuka dan ada waktu untuk menyimpannya. Anda perlu tahu kapan dan dengan siapa melakukan satu tindakan ini. Kemampuan itu akan datang seiring dengan pengalaman.

8. Jalankan bisnis Anda seperti bisnis

Terlalu banyak pemilik usaha menjalankan bisnisnya seperti perpanjangan keuangan pribadi mereka. Ini adalah hal yang buruk. Bangun entitas bisnis yang tepat dan pisahkan dari kehidupan pribadi.

9. Ketahui keuangan luar dalam

Jika tidak mengetahui pendapatan, pengeluaran, persyaratan modal, laba kotor dan bersih, utang, arus kas, dan lainnya itu adalah masalah besar.

Sejak awal memulai bisnis, Anda harus mulai melakukan pencatatan yang jelas tentang keuangan. Jika kesusahan, pekerjakanlah orang untuk melakukannya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Ini

Lanjutkan Membaca ↓