Sandiaga Uno Ingin Vaksinasi di Sektor Pariwisata Dikebut

Oleh Liputan6.com pada 19 Apr 2021, 15:15 WIB
Diperbarui 19 Apr 2021, 15:15 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno di peluncuran Kharisma Event Nusantara 2021
Perbesar
Menparekraf Sandiaga Uno di peluncuran Kharisma Event Nusantara 2021. foto: dok. Kemenparekraf

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengharapkan, proses vaksinasi di sektor pariwisita dan ekonomi kreatif (ekraf) bisa terus digencarkan. Hal ini seiring dengan sudah dilakukannya proses vaksinasi kepada 500 peserta pekerja seni.

"Kita harapakan bersama dengan sektor pariwsata ekraf, vaksinasi bisa lebih gencar terdisrtibusi," jelas dia dalam Weekly Press Briefing, Senin (19/4/2021).

Dia mengatakan, saat ini bahan baku vaksin sudah tersedia di Tanah Air dan ada beberapa juga yang baru tiba. Sehingga bukan tidak mungkin, target daripada 70 persen penduduk Indonesia bisa mendapatkan vaksin.

"Suplai vaksin tersedia, tujuannya agar tagret kita 70 persen bisa tercapai," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau proses vaksinasi kepada 500 peserta dengan latar belakang budayawan dan seniman di Jakarta dan sekitarnya. Mereka terdiri dari seni peran, seni musik, seni tradisional, dan seni lainnya.

Acara ini dilangsungkan di Gedung Galeri Nasional Jakarta, Senin 19 April 2021. Jokowi tampak didampingi Gubernur DKI Anies Baswedan.

Tidak hanya Anies, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Nadiem Makarim, juga berada di lokasi. Mereka tiba di lokasi sekira pukul 9.00 WIB.

Terlihat antusiasme dari pada penerima vaksin. Seperti komedian Cak Lontong, musisi Bimbim Slank, dan aktor Nicholas Saputra.

Pemberian vaksin ini bagian dari rangkaian penerima program vaksinasi prioritas, setelah sebelumnya sudah dilakukan kepada para tenaga medis, pekerja publik, awak media, lansia, dan kali pekerja seni.

Dwi Aditya Putra

Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Apa Kabar Stimulus Industri Film Nasional?

Menparkraf Sandiaga Uno Ajak Isi Ngabuburit Puasa Ramadhan dengan Nonton Bioskop
Perbesar
Menparekraf Sandiaga Uno hadiri jumpa pers kampanye Kembali ke Bioskop di Metropole XXI, Senin, 12 April 2021. (Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mendukung industri perfilman di tengah pandemi Covid-19. Salah satu yang sedang disiapkan adalah soal stimulus untuk industri film yang masih dalam tahap pembahasan.

"Stimulus untuk industri film juga masih dalam progres. Begitupun dengan insentif untuk tax rebate, dimana ranahnya ada di pemerintah daerah dan Kemenparekraf akan terus monitor," ungkap Sandiaga Uno, dikutip dari akun resmi Instagram Kemenparekraf pada Rabu (14/4/2021).

"Kemenparekraf juga akan terus berusaha dapat memberikan kemudahan bagi pelaku industri kreatif dalam menjalankan proses syuting, dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak yang bisa dirangkul untuk mempermudah proses perizinan syuting film," sambunganya.

Kemenparekraf sendiri telah meluncurkan kampanye #KembaliKeBioskop sebagai upaya menumbuhkan kembali roda perekonomian pelaku industri film Tanah Air. Setelah sebelumnya pada Maret 2020, seluruh bioskop di Indonesia harus ditutup akibat pandemi Covid-19.

Kemudian setelah dibuka kembali pada 23 Februari 2021, film Indonesia berhasil menarik 390.409 penonton di bioskop. Meski belum sepenuhnya pulih, Sandiaga Uno tetap optimistis angka ini akan terus bergerak naik dan jumlah penonton film Indonesia bangkit lebih baik lagi.

"Mudah-mudahan industri perfilman yang tahun 2019 sempat naik daun dengan 52 juta penonton bioskop, tapi langsung menurun di tahun 2020, dapat bangkit lagi dan harapannya bisa menambah multiplier effect," tutur Sandiaga Uno.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓