Bakal Ada Wisata Otomotif di Destinasi Super Prioritas, Seperti Apa?

Oleh Liputan6.com pada 19 Apr 2021, 11:15 WIB
Diperbarui 19 Apr 2021, 11:15 WIB
Menparekraf  Sandiaga Uno
Perbesar
Menparekraf Sandiaga Uno saat Weekly Brief Meeting, 5 April 2021. (Liputan6.com/Henry)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mendorong penguatan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) yang ketat dan disiplin dalam pelaksanaan wisata otomotif. Menyusul, wisata otomotif kini menjadi pilihan wisatawan pascapandemi COVID-19.

Sandiaga mencatat, di masa pandemi COVID-19, ada sekitar 77 persen masyarakat Indonesia yang memilih untuk bepergian menggunakan kendaraan pribadi. Sehingga, perlu ada inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dari berbagai pihak.

"Ini merupakan angka yang sangat besar, berarti industri otomotif akan terus meningkat dan beradaptasi. Jadi sudah selayaknya pariwisata, ekonomi kreatif, dan otomotif ini bersinergi. Lakukan adaptasi terutama dalam penerapan protokol kesehatan," katanya, Senin (19/4).

Sandiaga menilai, dengan adanya penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, angka penyebaran COVID-19 akan lebih terkendali. Angka penyebaran COVID-19 yang terkendali menjadi kunci dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sandiaga menuturkan, wisata otomotif juga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi wisata serta ekonomi kreatif yang ada di berbagai daerah. Termasuk di lima destinasi super prioritas di Tanah Air.

"Dengan adanya wisata otomotif, saat kita melakukan touring paling tidak kita akan berhenti dan menginap di beberapa spot. Jadi ini yang kita rasa juga mampu untuk mendorong perekonomian di daerah," ungkap Sandiaga.

Sebagai informasi, wisata otomotif adalah kegiatan wisata yang berkaitan erat dengan penggunaan kendaraan bermotor. Seperti touring, penjelajahan menggunakan mobil off road, dan lain sebagainya.

2 dari 3 halaman

23,8 Juta Pengusaha Wisata dan Ekonomi Kreatif Ditargetkan Vaksinasi Covid-19, Siapa Saja?

sandiaga uno di bali
Perbesar
sandiaga uno di bali

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan, 23,8 juta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) mendapatkan vaksin Covid-19 dalam satu tahun.

Angka ini sama dengan 70 persen dari 34 juta pelaku usaha pariwisata dan ekraf di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam unggahan akun Instagram pribadinya @sandiuno.

"Hari ini, @kemenparekraf.ri kembali menggelar vaksinasi kepada ratusan pelaku seni. Mulai dari aktor, aktris, sutradara, produser, presenter, penyanyi, musisi, serta pelaku kreatif lainnya," demikin dikutip Liputan6.com, Minggu (18/4/2021).

Tidak hanya itu, pelaku film, musik, seni pertunjukkan dan bioskop, televisi, radio hingga event juga mendapatkan prioritas vaksinasi.

Sandiaga Uno bilang, hal ini penting dilakukan agar para pegiat ekraf tidak lagi cemas dalam menjalankan pekerjaannya.

"Mengapa prioritas? Karena merekalah penyumbang begitu banyak lapangan kerja. Ada 34 juta ekonomi keluarga yang bergantung pada sektor ini," kata Sandi.

Sandiaga optimis, program vaksinasi ini membawa semangat baru dalam bangkitnya perekonomian Indonesia. Apalagi, sektor ekonomi kreatif memiliki multiplier effect yang sangat besar.

"Di mana sektor ekonomi lainnya akan mendapatkan manfaat, terutama dari segi penciptaan lapangan kerjanya," tandas Sandiaga Uno. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓