Harga Emas di Pegadaian per 26 Maret 2021 Lagi Murah, Cek Rinciannya

Oleh Liputan6.com pada 26 Mar 2021, 08:30 WIB
Diperbarui 26 Mar 2021, 09:53 WIB
20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4
Perbesar
Harga jual emas batangan Antam ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 599.000 per gram, Jakarta, Senin (10/10). Jumlah itu tidak mengalami perubahan dari harga perdagangan akhir pekan kemarin, yakni Rp 599.000 per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) ikutan menawarkan jual beli emas selain jasa gadai. Harga emas di BUMN ini berubah mengikuti gerak pasar setiap harinya.

Ada beberapa jenis emas yang dijual Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini. Terdapat emas Antam dan emas Retro. Selain itu juga terdapat emas Batik dan emas UBS. Semua jenis emas ini hanya tersedia di outlet Pegadaian.

Setiap harinya harga emas yang dijual terus berubah. Pada Jumat, 26 Maret 2021, harga beberapa jenis produk emas di Pegadaian terpantau turun.

Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero) pada 26 Maret 2021:

Harga Emas Antam

- 0, 5 gram = Rp 536.000

- 1 gram = Rp 965.000

- 2 gram = Rp 1.867.000

- 3 gram = Rp 2.774.000

- 5 gram = Rp 4.587.000

- 10 gram = Rp 9.116.000

- 25 gram = Rp 22.658.000

- 50 gram = Rp 45.233.000

- 100 gram = Rp 90.384.000

- 250 gram = Rp 225.681.000

- 500 gram = Rp 451.141.000

- 1000 gram = Rp 902.239.000

 

Harga Emas Antam Retro

- 0, 5 gram = Rp 442.000

- 1 gram = Rp 884.000

- 2 gram = Rp 1.767.000

- 3 gram = Rp 2.650.000

- 5 gram = Rp 4.415.000

- 10 gram = Rp 8.830.000

- 25 gram = Rp 22.073.000

- 50 gram = Rp 44.145.000

- 100 gram = Rp 88.289.000

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp 608.000

- 1,0 gram = Rp 1.122.000

- 8,0 gram = Rp 8.466.000

 

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp 486.000

- 1 gram = Rp 912.000

- 2 gram = Rp 1.808.000

- 5 gram = Rp 4.466.000

- 10 gram = Rp 8.885.000

- 25 gram = Rp 22.168.000

- 50 gram = Rp 44.244.000

- 100 gram = Rp 88.452.000

- 250 gram = Rp 221.064.000

- 500 gram = Rp 441.606.000

- 1000 gram = Rp 882.259.000

 

Reporter: Anisa Aulia

2 dari 3 halaman

Harga Emas Jatuh Imbas Penguatan Dolar AS

Harga emas
Perbesar
Petugas menunjukkan imitasi emas di Unit Bisnis Logam Mulia PT. Antam di Jakarta, Kamis (7/10). Harga emas sempat mencatat rekor baru di 1.356,50 dolar AS per ons.(Antara)

Harga emas jatuh pada perdagangan Kamis (Jumat waktu Jakarta) karena imbal hasil Treasury AS naik dan dolar mencapai level tertinggi selama 4 bulan. Hal ini merusak daya tarik terhadap logam seperti emas.

Dikutip dari CNBC, Jumat (26/3/2021), harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.727,01 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,5 persen menjadi USD 1.725,10.

Imbal hasil Treasury patokan AS sedikit naik. Indeks dolar naik 0,4 persen, setelah mencapai level tertinggi sejak 13 November di 91,92 pada awal sesi perdagangan. Ini membuat harga emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Anda melihat perbedaan besar dalam suku bunga obligasi pemerintah antara AS dan negara Eropa lainnya dan itu menyebabkan peningkatan aliran ke greenback dan itu membebani logam mulia (emas)," kata Analis Senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

"Momentum (untuk harga emas) berada di sisi bearish, jadi Anda harus melihat harga sedikit rebound agar kenaikkan mendapatkan keyakinan bahwa semacam keberlanjutan ke atas dapat dicapai," ungkap dia.

Kerugian harga emas terjadi meskipun sentimen di pasar keuangan yang lebih luas dilemahkan oleh babak baru pembatasan virus Covid-19 di zona euro.

Harga perak turun 0,3 persen menjadi USD 25,01 per ons, setelah sebelumnya jatuh ke level terendah lebih dari dua bulan di USD 24,39.

Mitra Pengelola CPM Group Jeffrey Christian mengatakan, Perak akan mendapat dukungan sekitar USD 24-USD 25 dan kemudian naik sedikit selama April menyusul kemungkinan kenaikan harga emas dan harapan investor untuk permintaan industri fabrikasi logam yang lebih kuat.

Sama seperti harga emas, harga palladium juga turun 0,8 persen menjadi USD 2.612,48 dan platinum turun 1,4 persen menjadi USD 1.151.00. Meskipun mungkin ada lebih banyak pasokan platinum dari Afrika Selatan tahun ini, peningkatan permintaan mobil kemungkinan akan memacu kekurangan di tahun-tahun mendatang, kata Commerzbank dalam sebuah catatan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓