Ikuti 5 Tips Belanja Pakaian Anak Sesuai Isi Kantong

Oleh Helena Yupita pada 26 Mar 2021, 07:00 WIB
Diperbarui 26 Mar 2021, 07:00 WIB
Anak berkacamata
Perbesar
Anak memakai kacamata (Photo by Tim Gouw on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta Pakaian anak kerap menumpuk di lemari. Kadang, jumlahnya bisa melebihi setengah dari jumlah lemari pakaian orang dewasa. Padahal anak-anak tidak akan berhenti bertumbuh.

Lakukanlah pembersihan rutin pada lemari anak Anda untuk memeriksa pakaian yang sekiranya masih cukup dan tidak untuk digunakan.

Siklus pakaian sepertinya memang tidak pernah berakhir karena kita tidak dapat menghentikan anak-anak untuk tumbuh.

Penting untuk menjadi pintar dalam hal membeli pakaian bagi buah hati. Orang tua memiliki pakaian yang tidak dapat dikenakan anak sebelum mereka besar, dan tujuan untuk mencegahnya terjadi lagi adalah dengan berbelanja secara cerdas.

Melansir dari laman the suburban mom, berikut tips berbelanja pakaian anak, Rabu (24/3/2021).

1. Kenyamanan adalah segalanya

Anak-anak bisa menjadi sangat spesial dalam hal pakaian. Beberapa anak memiliki kenyamanan yang berbeda, ada yang tidak tahan dengan jahitan tertentu, ada anak yang menolak memakai jeans atau celana ketat di kakinya.

Saat berbelanja untuk anak, penting selalu mempertimbangkan kenyamanan. Karena betapa pun menggemaskannya pakaian itu, jika si kecil tidak mau memakainya tanpa mengamuk itu tidak sepadan dengan uang yang dikeluarkan.

Pilih pakaian yang lembut dan longgar agar nyaman untuk dibuat  bermain.

2. Mix and match

Kunci untuk memperluas lemari pakaian apa pun adalah dengan membeli pakaian yang bisa dipakai dengan cara atau pasangan yang berbeda.

Hal ini dapat menghemat pengeluaran orang tua untuk membeli pakaian bagi anak. Dengan pandai memadu-padankan pakaian maka, akan bisa digunakan sesering mungkin tanpa bosan karena bisa dipasangkan oleh pakaian lainnya yang bermacam-macam.

 

2 dari 3 halaman

3. Tukar

ilustrsi
Perbesar
Ilustrasi anak memakai jaket. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Setiap ibu tahu bahwa salah satu cara terbaik untuk menekan biaya pakaian adalah dengan mengandalkan pakaian bekas. Tapi bagaimana dengan anak-anak yang tidak memiliki warisan untuk diterima? Saatnya untuk bertukar.

Baik mengatur pakaian resmi atau bertukar pakaian dengan teman, menyerahkan pakaian yang tidak lagi pas adalah cara yang tepat bagi para ibu untuk bekerja sama mendandani anak dengan mode terkini.

4. Nilai vs Merek Ternama

Banyak yang mengira pakaian anak-anak bermerek dengan harga mahal akan lebih menggemaskan, tetapi ternyata anak-anak akan terlihat sama imutnya dengan merek toko biasa.

Lewati merek mahal dan belanjalah pada merek toko yang terjangkau. Anda tidak hanya akan menghemat uang, tetapi ketika anak meletakkan barang-barang mereka di utas yang terjangkau, tidak ada yang akan menjadi lebih bijak.

5. Obral atau Diskon

Cara paling menghemat anggaran untuk tetap mengetahui kebutuhan pakaian anak adalah dengan berbelanja obral atau mencari diskonan.

Itu adalah cara paling ampuh. Anda tetap bisa berbelanja pakaian untuk buah hati namun dengan tidak menghabiskan uang yang ada di kantong.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Ini

Lanjutkan Membaca ↓