Kemenhub dan ASDP Bakal Fasilitasi Terminal Penyebrangan dengan GeNose

Oleh Ajang Nurdin pada 26 Feb 2021, 13:45 WIB
Diperbarui 26 Feb 2021, 13:45 WIB
Menhub Budi Ungkap Peran Penting Pelabuhan Patimban Bagi Indonesia
Perbesar
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau dan mengecek penerapan protokol kesehatan sekaligus Random Check Rapid Antigen & GeNose di Terminal Kampung Rambutan pada Rabu, 23 Desember 2020. Dok Kemenhub

Liputan6.com, Batam - Kenterian Perhubungan (Kemenhub) berencana akan memfasilitasi seleruh dermaga dan terminal penyebrangan dengan GeNose C19.

Dimana alat tersebut akan mendeteksi dini COVID-19 dengan tes cepat. Upaya ini dilakukan sebagai bagian penting dalam memutus mata rantai penularan dan penyebaran COVID-19.

Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan Budi Setiyadi menyatakan, telah memesan 200 unit GeNose C19. Semuanya akan di tempatkan di pelabuhan dan terminal penyebrangan. Hal itu guna untuk mencegah penyebaran virus antar pulau.

"Saya sudah memesan 200 alat Genose. 70 diantranya akan di adakan Dirut ASDP untuk penyebrangan semua yang ada di Indonesia," kata Budi Setiadi di Dermaga Pelabuhan Telaga Punggur Batam, seperti ditulis, Jumat (26/2/2021).

Ia menegaskan, Kemenhub, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur dan Gugus Tugas, serta Dirjen Perhubungan Darat, bertanggung jawab atas pengelolaan terminal penyebrangan.

"Kalau alatnya sudah datang nanti kita berlakukan, kita sudah pesan GeNose kemarin sekitar dua mingguan," pungkas Budi.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Tes GeNose Secara Acak akan Digelar di Tanjung Priok Akhir Pekan Ini

Penggunaan GeNose C19 untuk Pengecekan COVID-19 Akan Diterapkan di Terminal dan Stasiun
Perbesar
Petugas dites dengan GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (24/1/2021). Menhub akan mengimplementasikan penggunaan GeNose C19 sebagai alat pendeteksi COVID-19 pada calon penumpang di terminal dan stasiun kereta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana melakukan tes GeNose secara acak (random) di kawasan sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, tes random GeNose di Tanjung Priok ini merupakan kelanjutan dari pengecekan yang telah dilakukan di 8 stasiun kereta api jarak jauh.

"Untuk di darat dan laut, kita sudah lakukan di darat secara random, dan akhir minggu ini, Jumat kita akan lakukan di Tanjung Priok secara random juga," kata Menhub Budi Karya di Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Budi Karya berpesan kepada calon penumpang bus dan kapal, jika mereka merasa demam dan batuk-batuk sebaiknya membatalkan keberangkatan dan tetap tinggal di rumah.

"Artinya orang yang akan pergi menggunakan bus dan kapal akan diperiksa. Kalau positif enggak boleh berangkat," tegas dia.

Penggunaan tes GeNose disebutnya telah mendapat dukungan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

"Pak Luhut mengatakan karena ini adalah produk TKDN maka ini harus didukung. Kami sendiri lakukan ini dengan prudent. Artinya Kemenhub bersama tim UGM, KAI, lakukan tahapan demi tahapan agar operasional GeNose ini terukur dengan baik dan terjaga kualitas pemeriksaan," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓