Mau Naik Taksi Terbang Bandara Soetta? Begini Caranya

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 26 Feb 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 26 Feb 2021, 13:00 WIB
Liburan Mewah, Terbang Berasa Naik Helikopter Pribadi
Perbesar
Interior helikopter Bell 505 milik Helicity untuk terbang wisata. (Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Liputan6.com, Jakarta - Whitesky Aviation terus mempromosikan layanan taksi terbang menggunakan helikopter atau helicity di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Pemesanan satu helicity saat ini berkisar antara Rp 8-20 juta.

CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan, pihaknya tengah mempertimbangkan menyebar program promo untuk memasifkan penggunaan helicity.

"Kalau helicity ini sebetulnya ada banyak sekali program promo. Jadi jam-jam tertentu yang memang kita hitung akan peminatnya sedikit. Itu yang akan kita coba tawarkan untuk jadi program promo," ujarnya dalam sesi bincang virtual bersama Angkasa Pura II, Jumat (26/2/2021).

"Ini sebetulnya adalah kesempatan juga untuk teman-teman bisa melihat apakah secara value ini cukup terjangkau atau enggak," kata Denon.

Bagaimana cara pemesanan taksi terbang ini? 

Denon melanjutkan, masyarakat bisa memintanya melalui aplikasi Helicity. Layanan taksi terbang ini menjangkau 72 titik di Jabodetabek, dengan rentang harga terendah untuk satu helicity sebesar Rp 8 juta.

"Jadi harganya antara Rp 8 juta- Rp 20 juta untuk yang helicity. Tapi untuk yang chartered flight itu di atas Rp 20 juta. Kalau helicity 3-4 passengers, kalau yang chartered flight dari 4-8 penumpang," terang Denon.

Namun, ia menambahkan, tiap perusahaan yang bergerak di bisnis transportasi udara harus berhadapan dengan kendala nilai tukar mata uang rupiah yang cenderung fluktuatif.

"Karena semua helikopter kita termasuk juga semua maskapai itu kan baik itu financial maupun operating list itu kan semua dalam bentuk mata uang asing," jelas Denon.

Oleh karenanya, Whitesky Aviation hendak menyiasati pemberian program promo pada taksi terbang. Salah satunya bernegosiasi dengan pihak bank lessor atau leasing untuk mendapatkan biaya yang kompetitif.

"Saya berharap nanti ke depannya kalau helikopter ini sudah cukup marak tentu bank pemerintah atau bank lokal mempunyai minat untuk berpartisipasi sama kita di dalam pengadaan helikopter ini, tentu harganya juga lebih affordable menurut saya," tuturnya.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Siapkan Duit Minimal Rp 8 Juta

Liburan Mewah, Terbang Berasa Naik Helikopter Pribadi
Perbesar
Helikopter Bell 505 milik Helicity untuk terbang wisata. (Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Kini tersedia taksi terbang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Whitesky Aviation mempromosikan layanan taksi terbang dengan helikopter dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Sejatinya, transportasi ini telah beroperasi sejak Agustus 2020. CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan, layanan taksi terbang atau helicity ini diberikan untuk melakukan pemutakhiran Bandara Soekarno-Hatta.

"Salah satunya bangun multimoda bandara Soetta. Karena kita tahu ini best airport. Ini bisa jadi model helicity atau taxi sebagai multimoda yang bisa dibangun di bandara," jelasnya dalam sesi bincang virtual, Jumat (26/2/2021).

Ketua Umum Indonesia National Air Cartier Assosiation (INACA) ini juga menjelaskan, Whitesky Aviation telah bekerjasama dengan Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soetta untuk menyiapkan terminal helikopter atau heliport. Sebagai lokasi taksi terbang ini.

"Jadi tujuan dari heliport ini adalah untuk mengakses masyarakat yang ingin menuju airport atau dari airport ke tengah kota dengan menggunakan connecting flight," ujar Denon.

Denon menjelaskan, heliport taksi terbang ini dibangun di atas lahan seluas 3 ha, dan memiliki satu shooting point dengan tujuh parking stand. Heliport ini memiliki kapasitas maksimum wait helikopter 12 ton.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓