Garuda Indonesia Angkut 33 Ton Ekspor Manggis dari Padang ke China

Oleh Athika Rahma pada 05 Feb 2021, 10:30 WIB
Diperbarui 05 Feb 2021, 10:38 WIB
Ilustrasi Pesawat Terbang
Perbesar
Pesawat Terbang Garuda Indonesia (Liputan6.com/Fahrizal Lubis)

Liputan6.com, Jakarta - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mengangkut produk [ekspor](https://www.liputan6.com/tag/ekspor "") pertanian dari Padang, berupa 33 ton komoditas buah manggis ke Guangzhou, China, pada Rabu (3/2/2021).

Pengangkutan produk ekspor tersebut dilayani dengan penerbangan carter khusus rute Padang-Guangzhou melalui penerbangan GA 8960 yang dioperasikan oleh armada A330-300 dengan daya angkut mencapai 40 ton pada setiap penerbangannya.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, Indonesia memiliki hasil kekayaan bumi yang melimpah, yang menjadi potensi untuk meningkatkan perekonomian lokal, khususnya pelaku sektor pertanian.

"Dengan berbagai potensi tersebut, tentunya kami harapkan komitmen dukungan yang kami hadirkan dalam peningkatan daya saing produk ekspor nasional dapat mendukung visi Indonesia sebagai negara eksportir produk agragris unggulan di kancah global," ujarnya dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Jumat (5/2/2021).

Adapun, penerbangan charter kargo tersebut, diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Minangkabau, pada pukul 09.05 waktu setempat dan tiba pada pukul 14.45 waktu setempat di Guangzhou, China.

Irfan berharap melalui penerbangan ini, Garuda Indonesia harapkan dapat menyediakan layanan penerbangan langsung dengan waktu pengiriman yang lebih singkat tanpa transit, sehingga kualitas dan kesegaran produk menjadi lebih terjaga dengan cost logistik yang lebih kompetitif.

"Sehingga kedepannya dapat meningkatkan geliat ekspor produk unggulan Indonesia," katanya.

 

2 dari 3 halaman

Apresiasi

Garuda Indonesia meluncurkan livery khusus yang menampilkan visual masker pada bagian depan (hidung) pesawat Airbus A330-900 Neo yang merupakan livery masker pesawat pertama yang ada di Indonesia.
Perbesar
Garuda Indonesia meluncurkan livery khusus yang menampilkan visual masker pada bagian depan (hidung) pesawat Airbus A330-900 Neo yang merupakan livery masker pesawat pertama yang ada di Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno turut menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas upaya Garuda Indonesia dalam mendukung ekspor manggis asli Sumatera Barat sebagai langkah awal dalam pemenuhan kebutuhan pasar global.

Menurutnya hal tersebut secara langsung juga telah mendorong kesuksesan program pemberdayaan masyarakat di Sumatera Barat melalui pemberian bibit manggis yang telah dirintis sejak beberapa tahun silam.

"Dengan terbukanya jalur ekspor produk pertanian Sumatera Barat khususnya melalui ketersediaan penerbangan khusus kargo langsung dari Padang ini, diharapkan dapat menjadi semangat tersendiri bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil kualitas pertaniannya," pungkas Irwan.

Seiring dengan peningkatan tren kebutuhan pengangkutan kargo yang terus tumbuh, Garuda Indonesia terus memperkuat pengembangan lini bisnis sektor kargo.

Selain memaksimalkan pengiriman kargo melalui pemanfaatan kompartemen penumpang, Garuda Indonesia sebelumya juga mengoptimalisasi jaringan penerbangan kargo dalam mendukung aktivitas direct call komoditas ekspor unggulan nasional di Indonesia Timur dengan membuka penerbangan khusus kargo.

Adapun, rute-rutenya ialah Makassar-Singapura, Denpasar-Hongkong dan Manado-Narita yang dilayani sebanyak 1 kali per minggu dengan armada Airbus A330.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓