Luar Biasa, Lukisan Botticelli Laku dengan Harga Rp 1,12 Triliun

Oleh Liputan6.com pada 29 Jan 2021, 21:30 WIB
Diperbarui 29 Jan 2021, 21:35 WIB
Lukisan abad ke-15 Sandro Botticelli berjudul "Young Man Holding a Roundel" dipajang di Sotheby pada 23 September 2020, di New York. (AP Photo/Seth Wenig)
Perbesar
Lukisan abad ke-15 Sandro Botticelli berjudul "Young Man Holding a Roundel" dipajang di Sotheby pada 23 September 2020, di New York. (AP Photo/Seth Wenig)

Liputan6.com, Jakarta - Potret langka yang dilukis oleh seniman terkenal Italia Sandro Botticelli ternyata laku dengan harga USD 80 juta atau sekitar Rp 1,12 triliun (kurs Rp 14.101). Penjualan tersebut terjadi dalam lelang selama 2 jam yang diselenggarakan oleh balai lelang Sotheby.

Penjualan karya seni ini menandai ujian besar pertama bagi pasar seni di tahun ini. Pelelangan ini juga menandai kesediaan para kolektor global untuk membayar hingga jutaan bahkan miliaran dolar AS suatu karya seni selama masih dalam krisis kesehatan dan votalitas pasar.

“Ada kolektor global yang minat lukisan ini,” ujar CEO Sotheby Charles Stewart, seperti melansir laman CNBC, Jumat (29/01/2021).

Lukisan Botticelli yang berjudul “Young Man Holding a Roundel” diyakini telah dilukisnya sekitar tahun 1480. Penjualnya dilaporkan adalah mendiang miliarder properti Sheldon Solow. Saat itu membeli seharga USD 1,2 juta di 1982.

Selama masa pandemi, untuk memasarkan karya tersebut, Sotheby memajang lukisan itu agar bisa dilihat oleh para kolektor atau calon penawar lainnya.

“Pria muda dalam lukisan itu telah melakukan banyak perjalanan selama adanya Covid-19 dibandingkan siapa pun,” kata Stewart.

Di samping itu, lukisan Botticelli yang paling terkenal adalah “Birth of Venus”. Dia menceritakan seorang dewi Romawi yang muncul dari kerang.

Sedangkan rekor untuk karya lainnya adalah ketika masa penjualan tahun 2013, “Madonna and Child with Young Saint John the Baptist” terjual seharga USD 10,4 juta. 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

 

2 dari 3 halaman

Lukisan Tintin The Blue Lotus Laku Terjual Rp 66 Miliar, Apa Istimewanya?

Lukisan Tintin bertajuk "The Blue Lotus" karya ilustrator asal Belgia, Hergé, berhasil laku terjual dengan harga Rp 66 Miliar dan memecahkan rekor. (Photo credit: AP Photo/Michel Euler)
Perbesar
Lukisan Tintin bertajuk "The Blue Lotus" karya ilustrator asal Belgia, Hergé, berhasil laku terjual dengan harga Rp 66 Miliar dan memecahkan rekor. (Photo credit: AP Photo/Michel Euler)

Sebelumnya, lukisan Tintin karya seorang ilustrator asal Belgia, Hergé telah terjual senilai 3,2 juta euro (sekitar Rp 66 miliar). Apa istimewanya?

Dikutip dari BBC, Senin (18/1/2021), lukisan tersebut dibuat dengan menggunakan cat gouache, tinta, dan cat air.

Lukisan ilustrasi itu, menunjukkan Tintin dan anjingnya, Snowy yang terlihat sedang bersembunyi di dalam toples porselen.

Awalnya, lukisan Tintin itu dibuat untuk menjadi cover buku kelima Hergé, The Blue Lotus. Namun rencananya pada saat itu batal dikarenakan biaya reproduksi yang mahal. 

Ilustrasi lukisan itu kemudian disederhanakan dan digunakan sebagai sampul buku tersebut.

Lukisan Tintin ini dijual Secara online oleh rumah lelang Artcurial Paris dengan harga 2,6 juta euro, di luar biaya-biaya lainnya.

Sebelumnya, lukisan tersebut ditawarkan dengan harga antara 2,2 juta hingga 2,8 juta euro.

Pada 14 Januari 2021, penjualan lukisan itu disepakati dan berhasil memecahkan rekor penjualan ilustrasi buku komik yang terjadi tahun 2014. Rekor itu juga dipecahkan oleh lukisan yang dibuat oleh Hergé.

Pada saat itu, lukisan dua halaman yang dibuat pada tahun 1937 oleh Hergé terjual seharga 2,65 juta euro atau sekitar Rp 45 miliar, termasuk biaya-biaya lainnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓