Pembayaran Donasi PMI DKI Jakarta Kini Bisa Nontunai

Oleh Liputan6.com pada 21 Jan 2021, 15:15 WIB
Diperbarui 21 Jan 2021, 16:41 WIB
Bank DKI mendukung sistem pembayaran Donasi masyarakat kepada PMI DKI Jakarta secara nontunai.
Perbesar
Bank DKI mendukung sistem pembayaran Donasi masyarakat kepada PMI DKI Jakarta secara nontunai.

Liputan6.com, Jakarta - Bank DKI mendukung sistem pembayaran Donasi masyarakat kepada PMI DKI Jakarta secara nontunai. Masyarakat dapat melakukan pembayaran menggunakan scan to pay aplikasi JakOne Mobile ataupun aplikasi yang telah bergabung dalam jaringan QRIS pada QR Code yang tersedia.

“Pembayaran donasi masyarakat kepada PMI DKI Jakarta juga dapat dibayarkan melalui menu transfer pada JakOne Mobile. Kedua sistem pembayaran ini melengkapi pilihan donasi pada ATM Bank DKI pada saat menyelesaikan transaksi," kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Selain mendukung sistem pembayaran donasi PMI DKI Jakarta,Bank DKI melalui program Corporate Social Responsibility menyerahkan satu mobil unit donor darah yang digunakan sebagai kendaraan operasional kegiatan kemanusiaan PMI.

Dalam kesempatan yang sama, Bank DKI juga menyerahkan lima unit mobil sebagai apresiasi atas partisipasi PMI DKI Jakarta pada program JakOne Vaganza.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah, Babay Parid Wazdi kepada Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Effendi yang disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balaikota Jakarta.

“Penyerahan satu mobil unit donor darah tersebut dimaksudkan sebagai bentuk dukungan Bank DKI pada berbagai program-program kemanusiaan yang dijalankan oleh PMI DKI Jakarta. Harapannya, mobil tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak," ungkap Herry.

Mobil unit donor darah yang diserahkan oleh Bank DKI tersebut dilengkapi dengan lemari perlengkapan, velbed, kasur mattress, tabung pemadam kebakaran serta perlengkapan standar yang telah disesuaikan untuk kebutuhan donor darah PMI secara mobile.

“Bank DKI berharap mobil unit donor darah beserta 5 unit mobil hadiah JakOne Vaganza dapat memberikan manfaat bagi operasional PMI DKI Jakarta terutama dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan di DKI Jakarta” tutup Herry.

Bendahara PMI DKI Jakarta, Patra Katri Dahlan dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada Bank DKI atas pemberian satu mobil unit donor darah kepada PMI DKI Jakarta, dan 5 unit mobil hadiah program JakOne Vaganza.

“Pemberian ini tentunya sangat bermanfaat bagi PMI DKI Jakarta dan diharapkan memberikan manfaat yang luas bagi warga DKI Jakarta” ujar Patra Katri Dahlan.

2 dari 3 halaman

Menko Airlangga Sebut Stok Plasma Darah di PMI Sangat Kurang

FOTO: PMI Canangkan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen
Perbesar
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (kiri) menyaksikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) yang sedang melakukan donor plasma konvalesen saat Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen di Markas PMI, Jakarta, Senin (18/1/2021). (StaffJK/Ade Danhur)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, stok plasma darah yang ada di Palang Merah Indonesia (PMI) saat ini jumahnya masih sedikit. Di mana, dalam satu bulan hanya mampu mengantongi sekitar seribu dari target yang diperlukan sebanyak lima ribu plasma.

"Dalam situasi seperti ini rasionya 1 plasma diperlukan 80 orang jadi sangat kurang," kata dia di Jakarta, Kamis (21/1).

Oleh karena itu, Airlangga yang juga sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini juga mendorong agar penyintas Covid-19 bersedia mendonorkan plasma konvalesennya untuk membantu pasien yang masih dalam perawatan.

"Oleh karena irtu gerakan plasma darah yang didorong oleh Kementerian Menko PMK ini didorong agar menjadi gerakan nasional," kata dia.

Dia pun berharap, sedikitnya 10 persen dari 768 ribu penyintas Covid-19 bisa mendonorkan darahnya. Sebab berdasarkan hitung-hitunganya 10 persen dari pennyintas Covid-19 sudah memenuhi target yang diharapkan dari PMI,

"Dan sangat dibutuhkan oleh saudara saurdara kita. Karena memang satu orang bisa diambil 400 sampai 500 cc sehingga bisa cukup," jelas dia.

Sebelumnya diketahui, Menko Airlangga menjadi salah satu peserta plasma konvalesen. Hal tersebut dikatakan Menko PMK Muhadjir di Kantor Palang Merah Indonesia.

"Yang saya hormati Bapak Menko Bidang Perekonomian bapak Airlangga Hartarto yang pada hari ini menjadi salah satu penyitas yang mendonorkan plasma konvalesennya," kata Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan sambutan dalam siaran telekonferensi, Senin (18/1).

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓