Sempat Dibatasi, Rapid Test Antigen di Bandara Soetta Kembali Dibuka untuk Umum

Oleh Pramita Tristiawati pada 28 Des 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 28 Des 2020, 11:00 WIB
Rapid test antibodi tak berlaku di Bandara Soetta saat Libur Natal dan Tahun Baru
Perbesar
Rapid test antibodi tak berlaku di Bandara Soetta saat Libur Natal dan Tahun Baru (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Liputan6.com, Jakarta - Sempat dibatasi hanya untuk calon penumpang Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), per Minggu 27 Desember 2020, rapid test antigen dibuka kembali untuk umum atau non penumpang.

Pasalnya, pada saat puncak arus libur bersama Natal 23 hingga 24 Desember lalu, terjadi peningkatan peminat rapid Antigen hingga mencapai 40 ribu orang.

Kini, PT Angkasa Pura II membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk dapat melakukan tes COVID-19 khusus di Airport Health Center Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta.

"Layanan tes COVID-19 di Airport Health Center Terminal 1 bagi masyarakat umum ini tersedia untuk walk in service 24 jam dan drive thru service 08.00 sampai 20.00,"ujar Director of Commercial PT Angkasa Pura Solusi Yundriati Erdani, Senin (28/12/2020).

Memang selama ini, masyarakat umum juga memiliki minat yang tinggi untuk menggunakan rapid test di Airport Health Center di Bandara Soetta. Selain memang akses yang mudah, harganya pun lebih terjangkau bila dibandingkan dengan rapid tes dan PCR tes sejenis di fasilitas kesehatan lain.

"Untuk rapid test antigen Rp200.000 dan PCR test Rp800.000," kata Yundriati.

Meski dibuka untuk umum, Yundriati mengatakan, ada kapasitas per hari Airport Health Center Terminal 1 bagi masyarakat. Yakni 600 sampu 700 orang untuk tes dengan walk in service, dan 150 orang untuk tes dengan drive thru tes.

PT Angkasa Pura II berharap Airport Health Center Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta yang membuka layanan untuk umum ini dapat mendukung semakin banyaknya pelaksanaan testing COVID-19 khususnya di wilayah sekitar bandara.

“Airport Health Center berupaya mendukung pelaksanaan tes COVID-19 bagi masyarakat umum di sekitar bandara. Di sisi lain, kami juga optimistis bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu pelaksanaan tes COVID-19 bagi calon penumpang pesawat,” ujar Yundriati.

Apabila Airport Health Center di Terminal 1 membuka layanan bagi masyarakat umum, maka masih terdapat 6 titik Airport Health Center di Bandara Soekarno-Hatta khusus bagi calon penumpang pesawat untuk melakukan tes COVID-19. (Pramita Tristiawati)

2 dari 4 halaman

Dalam Sepekan, 40 Ribu Calon Penumpang Lakukan Rapid Test Antigen di Bandara Soetta

FOTO: Calon Penumpang Bandara Soetta Mengular Antre Rapid Test
Perbesar
Polisi mengingatkan jaga jarak saat calon penumpang mengntre untuk rapid test antigen di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (22/12/2020). Layanan rapid test antigen dibanderol dengan harga Rp 200 ribu. (merdeka.com/Arie Basuki)

Sebanyak 40 ribu calon penumpang melakukan rapid test antigen di Airport Health Center Bandara Internasional Soekarno Hatta. Jumlah tersebut terhitung hanya sepekan saja, atau sejak 18 hingga 24 Desember 2020.

"Airport Health Center di Bandara Soekarno-Hatta pada 18 Desember-24 Desember 2020 atau hanya dalam 7 hari, telah melakukan rapid test antigen terhadap sekitar 40.000 calon penumpang pesawat," tutur Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin.

Pada 24 Desember 2020, calon penumpang yang melakukan tes tembus 10.151 orang atau merupakan angka tertinggi selama ini.

Dari tes yang dilakukan tersebut ditemukan angka positivity rate sekitar 0,9 persen. Bila dijumlah, ada sekitar 360 calon penumpang yang hasil rapid antigennya reaktif.

Oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta langsung diisolasi di ruang khusus, dan tidak diperbolehkan terbang.

Sementara, menurut EGM Bandara Internasional Soekarno Hatta, Agus Haryadi, juga mengungkapkan, bila Bandara Soekarno-Hatta memiliki 8 lokasi Airport Health Center, dan untuk membuat lokasi-lokasi tersebut dapat optimal.

"Kami melakukan distribusi pelaksanaan tes. Oleh karena itu, sejak 21 Desember 2020 telah diperkenalkan pre-order service untuk tes COVID-19, yang melengkapi walk in service dan drive thru service,” ujar Agus Haryadi.

Menurutnya, Pre-order service dapat memberikan kepastian jadwal pelaksanaan tes, sehingga meningkatkan kenyamanan bagi penumpang pesawat. Di sisi lain, pre-order service juga menjadi alat kendali (control) bagi PT Angkasa Pura II untuk melakukan distribusi jam dan lokasi pelaksanaan tes.

"Begitu juga dengan calon penumpang pesawat, mereka memiliki kontrol untuk menentukan jadwal tes,” jelas Agus Haryadi.

Adanya 8 lokasi Airport Health Center dan 3 alternatif untuk mendapat layanan tes (pre-order service, walk in service, drive thru service), membuat pelaksanaan tes COVID-19 berjalan lancar di Bandara Soekarno-Hatta.

Lokasi rapid dan PCR test terdapat di Airport Health Center di T2, Stasiun Skytrain – Walk in service. Lalu, Airport Health Center di T2, tepatnya di Terminal 2D – Pre-order service. Airport Health Center di T3, SMMILE Center – Walk in service, Airport Health Center di T3 (area lounge umroh – Pre-order service).

Lalu tiga fasilitas lain dilakukan secara drive thru yang tersedia di lapangan parkir Terminal 1,2,dan 3. (Pramita Tristiawati) 

3 dari 4 halaman

Infografis Perbedaan Rapid Test Antibodi, Rapid Test Antigen, Swab PCR Test

Infografis Perbedaan Rapid Test Antibodi, Rapid Test Antigen, Swab PCR Test
Perbesar
Infografis Perbedaan Rapid Test Antibodi, Rapid Test Antigen, Swab PCR Test (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓