Bangkitkan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Tantang Pemda Bikin 'Jaket Biru' Ciri Khas Daerah

Oleh Liputan6.com pada 27 Des 2020, 13:00 WIB
Diperbarui 27 Des 2020, 13:00 WIB
Jokowi Umumkan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Baru
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang baru di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 22 Desember 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta Enam menteri baru yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai bagian dari langkah Reshuffle Kabinet kompak menggunakan jaket biru polos bertutup kepala saat pengumuman di Istana Negara. Sontak, atribut jaket biru ini menuai perhatian masyarakat.

Keberadaan jaket biru ini disebut sebagai simbol, agar para menteri kerja kapan saja dalam suasana kapan saja siap bekerja.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, pun menantang pemerintah daerah (pemda) untuk menciptakan jaket sejenis. Hanya saja, jaket tersebut harus mencerminkan ciri khas daerah yang bertujuan dapat menggerakkan ekonomi kreatif lokal di masa depan.

"Saya menantang tiap-tiap daerah membuat jaket seperti ini, sesuai dengan ciri khas daerahnya. Jadi membangkitkan ekonomi lokal yang terpuruk saat ini," kata Sandiaga seperti dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Minggu (28/12/2020).

Sementara itu, terkait dengan jaket biru yang dikenakannya, Sandiaga mengaku memiliki makna sendiri. Menurutnya, warna biru polos tersebut menmiliki arti kerja kersa, kerja cepat, dan integritas.

"Dan ini bentuknya jaket yang all weather atau segala kondisi, jadi kita tetap bisa bekerja dalam situasi apapun juga. Siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara," kata Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan alasan Jokowi memberikan jaket biru yaitu mengartikan pekerja kapan saja dalam suasana kapan dan siap bekerja.

"Jaket itu bahannya enak, lalu kalau panas tidak membuat keringat, kalau hujan tidak membuat basah. Artinya setiap orang yang menggunakan tidak masalah dalam cuaca apapun. Jadi maksudnya, kapan saja dalam suasana kapan saja siap bekerja," kata Bey saat dihubungi merdeka. com, Selasa (21/12).

Bey juga menjelaskan warnanya biru karena enak dilihat. Serta cerah. "Warnanya sih keren saja, eye catching, kapan harus tetap cerah, ceria, semangat," ungkap Bey.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Warganet Ramai Ungkap Merek Jaket Biru Para Menteri Baru yang Segar dan Ceria

Warganet Ramai Ungkap Merek Jaket Biru Para Menteri Baru
Perbesar
Warganet Ramai Ungkap Merek Jaket Biru Para Menteri Baru. (dok.Instagram @uniqloindonesia/https://www.instagram.com/p/CJILPScAgpc/?utm_source=ig_embed/Henry)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengumumkan enam menteri baru di taman veranda, Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Desember 2020. Mereka para menteri yang baru diangkat kompak mengenakan kemeja putih dan jaket biru serta celana panjang hitam.

Mereka juga melengkapi tampilan dengan masker dan faceshield sebagai bentuk menaati protokol kesehatan. Mereka adalah Tri Rismaharini mengisi posisi Menteri Sosial, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, lalu Menteri Kesehatan yang kini dijabat Budi Gunadi Sadikin.

Tiga menteri lainnya adalah Yaqut Cholil Qoumas mengisi pososi Menteri Agama, Wahyu Sakti Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan dan terakhir, Jokowi menunjuk M Luthfi menjadi Menteri Perdagangan. Tampilan kali ini agak berbeda. Sebelum ini, biasanya para menteri jajaran Kabinet Indonesia Maju cukup hanya mengenakan kemeja putih, atau mengenakan kemeja putih dengan dasi dan jas biru atau hitam.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan alasan Jokowi memberikan jaket biru yaitu mengartikan menteri kerja kapan saja dalam suasana kapan dan siap bekerja

"Jaket artinya setiap orang yang menggunakan jaket itu tidak masalah dalam cuaca apa pun. Jadi maksudnya menteri kerja kapan saja dalam suasana kapan saja siap bekerja," terang Bey, seperti dikutip dari kanal News Liputan6.com, Selasa, 22 Desember 2020. Sementara warna biru yang melekat di jaket para menteri Jokowi ini adalah melambangkan semangat.

"Warna biru, warnanya sih keren saja, eye catching, kapan harus tetap segar cerah, ceria, semangat," lanjut Bey. Tri Rismaharini yang satu-satunya perempuan di kelompok tersebut juga memakai setelan yang sama, hanya bedanya ia memakai hijab hitam.

Namun karena Bey tidak mengungkap mereka atau siapa pembuat jaket tersebut, banyak warganet yang ternyata penasaran dengan jaket biru terang yang dipakai para menteri baru. Di media sosial, ramai dibahas tentang mereka jaket tersebut dan banyak yang meyakini kalau para menteri baru Jokowi memakai jaket keluaran Uniqlo.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya