Menhub Lakukan Uji Coba Operasional Pelabuhan Patimban

Oleh Maulandy Rizki Bayu Kencana pada 03 Des 2020, 12:59 WIB
Diperbarui 03 Des 2020, 13:06 WIB
Presiden Jokowi tinjau pelabuhan Patimban, didampingi Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Seskab Pramono Anung. Foto: Dok Kementerian Perhubungan
Perbesar
Presiden Jokowi tinjau pelabuhan Patimban, didampingi Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Seskab Pramono Anung. Foto: Dok Kementerian Perhubungan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan uji coba operasional di Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Tahap uji coba dilalui dengan melakukan bongkar muat kendaraan menuju kapal, Kamis 3 Desember 2012.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H Purnomo, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

"Kita hadir untuk uji coba dari satu proyek strategis nasional, yang memang akan memberikan solusi bagi kenaikan ekspor impor Indonesia. Dan tentu akan berikan pertumbuhan bagi Indonesia secara umum, dan khusus bagi rakyat pak Uu (Jawa Barat) makin makmur," kata Menhub Budi Karya, Kamis (3/12/2020).

Menurut penjelasannya, pengerjaan Pelabuhan Patimban telah menyelesaikan tahap pertama seperti breakwater, sea wall, dermaga, back up area, dan jangkar akses.

"Saya terimakasih kepada semua stakeholder. Karena di awal ini kita miliki kapasitas 218 ribu cbu (kendaraan utuh), dan 250 ribu konaine. Di masa mendatang jadi 600 ribu. Mayoritas ke sini ekspor, dan lebih dari 7 juta kontainer," paparnya.

Proses koordinasi dengan seluruh stakeholder juga telah dilaksanakan pada 30 November 2020. Sementara pada 31 Oktober 2020 juga telah dilakukan uji coba standar.

"Artinya dermaga sudah berfungsi dengan baik. Kolam sudah lebih dari 10 meter. Oleh karenanya kita yakin ini bisa dilaksanakan dengan baik, sudah dibuktikan dengan teman-teman sekalian," ujar Menhub Budi Karya.

"Kami mau distribusi mobil dilakukan di Pelabuhan Patimban. Mengingat industri mobil ada di Karawang yang tidak jauh 1,5 jam dari sini, dan bisa pecahkan masalah kemacetan di Jakarta," tandasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


Menhub Targetkan Pelabuhan Patimban Layani Container Awal 2021

Menhub Budi Ungkap Peran Penting Pelabuhan Patimban Bagi Indonesia
Perbesar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam dialog publik secara virtual dengan tema Pelabuhan Patimban dan Geliat Ekonomi Nasional pada Jumat (20/11).

Pembangunan Pelabuhan Patimban terus dilakukan. Untuk fase awal, pelabuhan Patimban akan beroperasi akhir tahun ini dengan fokus pada terminal kendaraan (car terminal).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk saat ini, Pelabuhan Patimban baru melayani ekspor impor otomotif saja. Namun ke depannya, aktivitas bongkar muat kontainer dapat dilakukan di sana.

"Awalnya kita membangun car terminal, tapi di masa mendatang, bahkan pada bulan Februari (2021) sudah akan ada container yang dijalankan di sana," jelas Menhub Budi dalam tayangan virtual, Senin (30/11/2020).

Menhub bilang, kira-kira pada bulan Februari hingga Maret 2021, aktivitas bongkar muat dapat dilakukan di Pelabuhan Patimban meskipun belum dalam kapasitas yang besar.

Dirinya bilang, pihaknya memang berhati-hati dalam menentukan kapasitas pembangunan suatu proyek dan memilih menambahkannya secara bertahap. Saat ini, kapasitas layanan bongkar muat container mencapai 250 ribu TEUS.

"Sekarang ini 250 ribu TEUs akan jadi 3,7 juta TEUs jadi satu jumlah besar bahkan pada ultimate akan 7,5 TEUs," papar Menhub Budi.

Ketika sudah rampung, Pelabuhan Patimban diproyeksi memiliki kapasitas car terminal sebesar 3.760 CBU untuk internasional dan 4.657 CBU untuk domestik. Estimasi kapasitas ini didasarkan pada proyeksi kargo pada dokumen KPBU Pelabuhan Patimban tahun 2020. 


Infografis Protokol Kesehatan

Infografis Jangan Lengah Protokol Kesehatan Covid-19
Perbesar
Infografis Jangan Lengah Protokol Kesehatan Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya