Kadin Ingin Gandeng Rumah Ibadah Bangun Innovation Hub untuk UMKM

Oleh Liputan6.com pada 14 Jun 2021, 17:10 WIB
Diperbarui 15 Jun 2021, 04:03 WIB
Pameran produk UMKM asal Banten di MaxxBox Lippo Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Perbesar
Pameran produk UMKM asal Banten di MaxxBox Lippo Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. (dok: Pramita)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid menyampaikan ide untuk bisa menggandeng rumah ibadah saat membangun innovation hub guna mendukung pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menurut calon Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2026 itu, innovation hub perlu dibangun untuk bisa menjadi wadah pendampingan UMKM untuk bisa berkembang dan mampu menembus pasar global (go global).

"Di tempat itulah, seperti Pak Teten (Menkop UKM) katakan, (ada) mentoring, bicara bagaimana yang unbanking supaya bisa jadi formal businesses. Buat buku (pembukuan) agar bisa menerima pendanaan ke depan. Dan yang penting lagi adalah literasi digital," katanya dalam Dialog Kadin dan Shopee Indonesia-UMKM Indonesia Menuju Pasar Global dikutip dari Antara, Senin (14/6/2021)

Arsjad menyampaikan, innovation hub itu nantinya bisa dikerjasamakan dengan rumah ibadah seperti masjid atau gereja yang rata-rata telah memiliki kepengurusan.

"Di sini kita buat innovation hub yang bisa kita kerjasamakan juga dengan rumah ibadah karena banyak rumah ibadah, seperti masjid, gereja dan lainnya, sudah ada pengurus. Jadi bisa kerja sama tanpa harus membuat sesuatu yang lain," katanya.

Arsjad mengatakan hal itu juga sejalan dengan ajaran agama Islam soal keutamaan berdagang. Nabi Muhammad SAW juga disebutnya merupakan seorang pedagang. Demikian pula istri nabi, yakni Siti Khadijah yang merupakan pengusaha besar.

"Sudahlah, lebih baik bicara dagang daripada bicara politik, sambil menciptakan lebih banyak UMKM dan mengembangkan UMKM," katanya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ajak E-Commerce

Calon Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid saat menyambangi Sulawesi Tenggara, Minggu (9/5/2021).(Dok. Kadin Sulawesi Tenggara)
Perbesar
Calon Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid saat menyambangi Sulawesi Tenggara, Minggu (9/5/2021).(Dok. Kadin Sulawesi Tenggara)

Arsjad menambahkan Kadin juga ingin mengajak e-commerce untuk berkolaborasi untuk bisa mengembangkan dan menciptakan UMKM baru. Layaknya mal, pelaku UMKM menjadi toko yang akan berkontribusi pada valuasi e-commerce.

"Maka sharing-lah (berbagilah) setengah valuasi itu dengan cara membantu mengembangkan pengusaha-pengusaha UMKM ini," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyambut positif ide Arsjad Rasjid untuk menggaet rumah ibadah dalam pengembangan UMKM.

"Kita semua setuju, pemberdayaan umat ini bagian yang paling penting dalam ekonomi kita," kata Lutfi.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyambut baik ide tersebut dan berkelakar bahwa pemikiran Arsjad Rasjid sangat brilian sebagai calon Ketua Umum Kadin.

"Saya sebagai mantan pengurus remaja masjid (menyampaikan) terima kasih, Pak. Sudah cocok nih Bapak jadi Ketua Kadin, Pak," kata Bahlil diiringi tawa.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait