Menteri ESDM Targetkan Seluruh Wilayah Indonesia Tersambung Listrik di 2021

Oleh Athika Rahma pada 21 Okt 2020, 11:45 WIB
Diperbarui 21 Okt 2020, 11:45 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif Buka Jakarta Energy Forum 2020
Perbesar
Menteri ESDM Arifin Tasrif memberikan sambutan dalam pembukaan Jakarta Energy Forum 2020 di Jakarta, Senin (2/3/2020). Jakarta Energy Forum 2020 tersebut mengangkat tema ‘The Future of Energy’. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan, pemerintah akan terus menggenjot rasio elektrifikasi di seluruh desa di Indonesia, terutama di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

Pihaknya menargetkan proses pemasangan listrik yang belum terlaksana bisa rampung tahun depan.

"Kementerian ESDM masih punya PR besama PLN untuk melistriki desa-desa terpelosok di Indonesia terutama di daerah 3T. Masih ada 433 desa yang akan kita listrik, kita akan lakukan tahun depan jadi bisa diselesaikan," kata Arifin dalam webinar Potret Energi Indonesia, Rabu (21/10/2020).

Sebagai informasi, rasio elektrifikasi per Juni 2020 telah mencapai 99,09 persen. Tidak mudah mencapai angka 100 persen karena geografis Indonesia yang menantang.

Kendati, lanjut Arifin, pemerintah wajib menyediakan energi dalam jumlah yang cukup, merata, terjangkau serta bisa diakses seluruh masyarakat. Dengan demikian, energi berkeadilan di Indonesia bisa terwujud.

Tak hanya program peningkatan rasio elektrifikasi, Kementerian ESDM juga mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN) pasca pandemi.

Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 menghantam hampir seluruh sektor tidak terkecuali sektor minyak dan gas. EBT dinilai akan mendorong ekonomi jangka panjang yang stabil, menciptakan lapangan kerja hingga mengurangi emisi gas rumah kaca.

 

2 dari 3 halaman

Energi Baru Terbarukan

20160302-Panel Surya ESDM-Jakarta- Gempur M Surya
Perbesar
Petugas memeriksa panel surya di gedung ESDM, Jakarta, Rabu (2/3/2016). Kementerian ESDN akan memasang panel surya di atap Istana Negara, kantor-kantor pemerintahan, bandara, hingga Lembaga Pemasyarakatan (LP) (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Arifin juga menyinggung soal target bauran EBT sebesar 23 persen yang ditargetkan bakal tercapai di tahun 2025. Menurutnya, harus dilakukan persiapan matang untuk mewujudkan itu semua.

"Bagaimana bisa kita menyiapkan kebijakan mendorong pemanfaatan energi bersih, lalu pembangunan infrastruktur seperti transmisi jaringan, kita harus siapkan," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓