Stimulus AS Kian Tak Jelas, Rupiah Diprediksi Bergerak Datar

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 20 Okt 2020, 11:26 WIB
Diperbarui 20 Okt 2020, 11:29 WIB
FOTO: Bank Indonesia Yakin Rupiah Terus Menguat
Perbesar
Tumpukan mata uang Rupiah, Jakarta, Kamis (16/7/2020). Bank Indonesia mencatat nilai tukar Rupiah tetap terkendali sesuai dengan fundamental. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat tipis pada pembukaan perdagangan Selasa pekan ini.

Mengutip Bloomberg, Selasa (20/10/2020), rupiah dibuka di angka 14.672 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.707 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah berbalik melemah dengan berada di level 14.712 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.672 per dolar AS hingga 14.718 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 6,10 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah dipatok di angka 14.729 per dolar AS, menguat jika dibandingkan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.741 per dolar AS.

"Ketidakpastian stimulus AS masih membayangi pergerakan aset berisiko pagi ini. Meski ada kemajuan pembicaraan, tapi pasar terlihat tidak mau terburu-buru masuk ke aset berisiko," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, seperti dikutip dari Antara.

Menurut Ariston, stimulus fiskal stimulus bisa membantu pemulihan ekonomi AS di tengah pandemi dan memberikan sentimen positif ke aset berisiko.

Pembicaraan stimulus antara Partai Demokrat dan Republik akan berlanjut hari ini, mengejar batas waktu rilis sebelum pemilu AS 3 November 2020 mendatang.

"Dari dalam negeri, pasar mungkin akan mengamati aksi demo yang akan berlangsung hari ini," ujar Ariston.

 

2 dari 3 halaman

Prediksi Rupiah

FOTO: Bank Indonesia Yakin Rupiah Terus Menguat
Perbesar
Teller menghitung mata uang Rupiah di Jakarta, Kamis (16/7/2020). Bank Indonesia mencatat nilai tukar Rupiah tetap terkendali sesuai dengan fundamental. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak mendatar cenderung melemah di kisaran Rp14.650 per dolar AS hingga Rp14.750 per dolar AS.

Pada Senin (19/10) lalu, rupiah ditutup melemah 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.708 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.698 per dolar AS.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓