Mulai Hari Ini, Tol Manado-Bitung Beroperasi Gratis Selama 2 Pekan

Oleh Maulandy Rizki Bayu Kencana pada 30 Sep 2020, 13:50 WIB
Diperbarui 30 Sep 2020, 13:50 WIB
PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) siap mengoperasikan Jalan Tol Manado-Bitung untuk Ruas Manado-Danowudu.
Perbesar
PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) siap mengoperasikan Jalan Tol Manado-Bitung untuk Ruas Manado-Danowudu. (dok: Jasa Marga)

Liputan6.com, Jakarta - Setelah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (29/09) kemarin, Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Manado-Danowudu sudah bisa dilalui oleh masyarakat umum. Selama dua pekan ke depan, pengguna dapat memanfaatkan jalan tol pertama di Sulawesi Utara tanpa tarif alias gratis.

Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni beserta Forkopimda didampingi oleh Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Triono Junoasmono dan Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) George IMP Manurung melakukan tapping dan penggunaan perdana Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Manado-Danowudu di Gerbang Tol (GT) Manado, Rabu (30/9).

Dalam kesempatan tersebut, Agus Fatoni, mengingatkan agar masyarakat berhati-hati saat menggunakan jalan tol dan tetap memperhatikan unsur keselamatan bagi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

"Jangan selfie dan jangan lupa menggunakan uang elektronik, tidak menggunakan cash. Jalan tol ini selama dua minggu pertama masih digratiskan. Masyarakat bisa menggunakan jalan tol ini tanpa membayar. Tapi, tetap menggunakan kartu elektronik. Jadi, masyarakat silakan menikmati jalan tol ini," imbuhnya, Rabu (30/9/2020).

Sementara itu, Gerorge IMP Manurung mengatakan, untuk pengoperasian tahap pertama, PT JMB akan mengoperasikan dari Manado hingga Kauditan sepanjang 20 Km.

"Untuk Manado hingga Danowudu, kami akan mengoperasikan pada hari Sabtu ini, pukul 9 pagi," jelasnya.

George kembali mengingatkan, jalan tol ini untuk sementara waktu dioperasikan tanpa tarif sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Walaupun tanpa tarif, pengguna jalan tetap harus melakukan tap uang elektronik di gerbang tol.

Selain itu, karena Jalan Tol Manado-Bitung beroperasi dengan sistem transaksi tertutup, yaitu tarif tol dikenakan proporsional (sesuai jarak), pengguna jalan wajib menggunakan satu uang elektronik yang sama dalam satu transaksi.

"Uang elektronik yang digunakan pengguna jalan saat melakukan tap in di GT masuk (entrance) harus sama dengan yang digunakan saat tap out di GT keluar (exit). Saat di gardu masuk, pengguna jalan tol akan memperoleh data asal dan golongan kendaraan sedangkan di gardu keluar pengguna jalan akan melakukan pembayaran tol sesuai asal tujuan dan memperoleh tanda terima," tutupnya.

2 dari 4 halaman

Ada Tol Baru, Waktu Tempuh Manado ke Bitung Cuma Setengah Jam

Tol Manado-Bitung.
Perbesar
Tol Manado-Bitung. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu sepanjang 26,35 km. Jokowi meresmikan tol pertama di tanah Sulawesi Utara tersebut secara virtual di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa 29 September 2020.

Jokowi mengatakan, kehadiran Jalan Tol Manado-Bitung tersebut bakal memperpendek waktu tempuh antar dua kawasan menjadi hanya 30 menit.

"Bagi masyarakat yg akan melakukan perjalanan dari Manado ke Bitung atau sebaliknya, dengan melalui jalan tol ini waktu tempuhnya akan menjadi jauh lebih cepat. Yang dulu ditempuh 1,5 jam, sekarang hanya setengah jam saham saja. Ini sebuah perubahan kecepatan yang sangat berubah sekali," tuturnya, Rabu (29/9/2020).

Sebagai informasi, Tol Manado-Bitung memiliki total panjang sekitar 39 km. Saat ini proses pengerjaan masih dilanjutkan untuk ruas Danowudu-Bitung sepanjang 12,65 km, yang ditargetkan selesai konstruksi pada April 2021. Progres konstruksinya sudah mencapai 77,61 persen dan pembebasan lahan 99,23 persen.

Pembangunan Tol Manado-Bitung dimaksudkan untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, sekaligus sebagai pendukung kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Manado-Bitung–Likupang, termasuk akses ke Pulau Lembeh.

Lebih lanjut, Jokowi berharap keberadaan tol yang menghubungkan dua kota besar di Sulawesi Utara ini dapat mendukung peningkatan mobilitas, sekaligus mendukung sektor wisata dan pertumbuhan ekonomi di kota-kota sekitarnya.

"Saya melihat provinsi Sulawesi Utara memiliki banyak potensi ekonomi yang harus terus kita kembangkan. Ada industri perikanan, terutama di Bitung, ada sektor pertanian, sektor perkebunan, juga banyak destinasi pariwisata," ucapnya.

Potensi-potensi daerah tersebut tentunya memerlukan dukungan infrastruktur, salah satunya jalan tol yang telah diresmikan Presiden tersebut.

"Dengan adanya jalan tol ini maka biaya logistik dari pelabuhan internasional Bitung dapat ditekan lebih rendah sehingga lebih efisien. Daya saing juga otomatis akan meningkat," imbuhnya.

Kepala Negara juga berharap agar nantinya keberadaan jalan tol Manado-Bitung beserta infrastruktur pendukungnya akan menyambungkan kawasan-kawasan perekonomian yang ada di daerah tersebut sehingga meningkatkan investasi dan lapangan pekerjaan.

"Saya yakin investasi akan lebih banyak datang. Usaha-usaha baru akan tumbuh lebih banyak dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat juga pasti akan meningkat. Sulawesi Utara akan semakin berkembang," tandas Jokowi. 

3 dari 4 halaman

Diresmikan Jokowi, Manado-Bitung jadi Tol Pertama di Sulawesi Utara

Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu
Perbesar
Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu sepanjang 26,35 km. Acara peresmian tersebut diselenggarakan di Gerbang Tol (GT) Manado, Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (29/9/2020).

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, kehadiran jalan tol pertama di Sulawesi Utara, sekaligus yang terpanjang di Pulau Sulawesi ini bakal mendukung kegiatan industri dan pariwisata di kawasan tersebut.

"Alhamdulilah Tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu sepanjang 26 km sudah selesai, sudah rampung, dan sekarang sudah bisa dimanfaatkan untuk menunjang usaha dan transportasi masyarakat," kata Jokowi, Selasa (29/9/2020).

Jalan Tol Manado-Bitung memang dibangun untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, sekaligus sebagai pendukung kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Manado-Bitung–Likupang, termasuk akses ke Pulau Lembeh.

Pengerjaan Tol Manado-Bitung saat ini masih dilanjutkan untuk ruas Danowudu-Bitung sepanjang 12,65 km, yang ditargetkan selesai konstruksi pada April 2021. Saat ini progres konstruksinya sudah mencapai 77,61 persen, dan pembebasan lahan 99,23 persen.

Lebih lanjut, Jokowi menilai, Sulawesi Utara memiliki sangat banyak potensi ekonomi yang harus terus dikembangkan. Seperti industri perikanan khususnya di kawasan Bitung, lalu pertanian, perkebunan, hingga banyak destinasi pariwisata.

"Itu sangat memerlukan dukungan infrastruktur termasuk tol. Tol Manado-Bitung ini juga dirancang untuk terintegrasi dengan kawasan industri dan pariwisata di Sulawesi Utara. Sehingga akan percepat akses lebih mudah dijangkau, lebih cepat dikenal, dan lebih mudah dikembangkan," ujarnya.

Jokowi mencontohkan, kehadiran Tol Manado-Bitung bakal memudahkan akses menuju KEK Bitung hingga kawasan wisata seperti di Likupang dan Pulau Lembeh.

"Kita harapkan pariwisata di Sulawesi Utara bisa berkembang lebih baik lagi setelah berakhirnya pandemi Covid-19 saat ini. Dengan tersambungnya tol ini, investasi saya yakin lebih banyak datang, usaha baru tumbuh, dan lapangan pekerjaan akan meningkat. Sulawesi Utara akan semakin berkembang," tandasnya. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓