Lindungi Nasabah dari Risiko Cybercrime, Bank OCBC NISP Luncurkan Gerakan #LawanTipu2Online

Oleh Gilar Ramdhani pada 24 Sep 2020, 18:30 WIB
Diperbarui 24 Sep 2020, 18:30 WIB
Lindungi Nasabah dari Risiko Cybercrime, Bank OCBC NISP Luncurkan Gerakan #LawanTipu2Online
Perbesar
Dok. OCBC NISP

Liputan6.com, Jakarta Aktivitas kejahatan dunia maya atau cybercrime tidak berhenti meski dunia tengah mengalami pandemi. Yang ada malah semakin merajalela seiring dengan meningkatnya penggunaan jaringan internet dan digital, serta masalah tekanan ekonomi. Oleh karena itu, di era new normal ini adaptasi perubahan perilaku masyarakat dan inovasi pelayanan dari perbankan harus diiringi dengan edukasi literasi digital sehingga nasabah dapat melakukan transaksi perbankan digital dengan nyaman dan aman.

Sebagai bank yang berkomitmen penuh untuk meningkatkan literasi masyarakat, termasuk literasi digital, Bank OCBC NISP kembali mengajak masyarakat untuk lebih cerdas, berhati-hati dan waspada dalam melakukan transaksi online agar aman dari kejahatan online melalui Gerakan #LawanTipu2Online.

Melalui Gerakan #LawanTipu2Online, Bank OCBC NISP menghadirkan serangkaian program dan materi edukasi untuk menghindarkan nasabah dari berbagai upaya cybercrime yang dapat terjadi. Bank OCBC NISP secara aktif mendistribusikan materi edukasi literasi digital kepada nasabah melalui e-mail dan WhatsApp Blast. Selain itu, seluruh rangkaian materi edukasi dapat dengan mudah diakses masyarakat melalui berbagai channel digital Bank OCBC NISP, diantaranya website www.ocbcnisp.com, Instagram @ocbc_nisp dan YouTube channel Bank OCBC NISP.

Peluncuran Gerakan #LawanTipu2Online sendiri telah berlangsung sejak awal September 2020 lalu bersamaan dengan peringatan Hari Pelanggan Nasional. Komitmen melalui gerakan ini juga sekaligus menjadi apresiasi atas dukungan, kepercayaan dan kesetiaan nasabah untuk menggunakan layanan dan produk perbankan dari Bank OCBC NISP.

Andrae Krishnawan selaku Direktur Bank OCBC NISP yang mewakili manajemen dan keluarga besar Bank OCBC NISP ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada nasabah yang setia mempercayakan kebutuhan transaksi maupun pengelolaan keuangannya kepada Bank OCBC NISP.

"Kami sangat mengapresiasi semangat nasabah untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemi ini dengan banyak memanfaatkan channel digital baik untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis. Dengan semangat, dukungan dan kepercayaan dari nasabah, kami memacu diri untuk terus bergerak maju lebih jauh menghadirkan inovasi layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah yang berkembang dengan pengalaman yang WOW, melebihi ekspektasi nasabah yang terus berubah pada era next normal ini," ujar Andrae Krishnawan.

Tidak hanya memberikan layanan yang trust Worthy, respOnsive dan Warm, Andrae Krishnawan mengatakan pihaknya juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi digital nasabah dan masyarakat luas agar dapat lebih cerdas hati-hati dan waspada terhadap berbagai macam tindak kejahatan online.

Komitmen ini diwujudnyatakan Bank OCBC NISP dengan terus mengingatkan masyarakat agar menjaga kerahasiaan identitas dan semua informasi keuangannya. Bank OCBC NISP juga mengingatkan bahwa Bank tidak pernah meminta data/informasi rahasia nasabah yang mencakup PIN, One Time Password (OTP) yang dikirimkan oleh Bank melalui SMS/email, user ID, Password, Card Verification Value (CVV), yaitu 3-digit angka di belakang Kartu Kredit/ATM dengan alasan apapun.

2 dari 2 halaman

Transaksi e-Channel Meningkat 69%

OCBC NISP.
Perbesar
New Nomal = New Way dalam transaksi perbankan.

Di tengah keterbatasan mobilitas masyarakat, penggunaan e-channel dari Bank OCBC NISP bertumbuh, mulai dari jumlah pengguna, frekuensi transaksi dan nilai transaksi. Secara keseluruhan nilai transaksi di e-channel Bank OCBC NISP meningkat 69% YoY hingga Juni 2020.

Total pengguna internet banking dan ONe Mobile – mobile banking dari Bank OCBC NISP – masing-masing meningkat lebih dari 45% YoY. Nilai transaksi di ONe Mobile meningkat 2 kali lipat, sementara frekuensinya bertumbuh sebesar 69%.

“Penetrasi pemanfaatan channel digital ini sesuai dengan semangat Bank Indonesia untuk meningkatkan literasi digital yang akan menjadi langkah awal transformasi digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini merupakan tanggung jawab seluruh pelaku industri keuangan, termasuk Bank OCBC NISP. Namun, penetrasi penggunaan channel digital harus diimbangi dengan edukasi literasi digital yang berkesinambungan kepada masyarakat," tutup Andrae.

 

(*)

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by