Sederet Kerugian Jika Masih Konsumsi BBM RON Rendah

Oleh Septian Deny pada 22 Jul 2021, 14:10 WIB
Diperbarui 22 Jul 2021, 19:14 WIB
Ilustrasi BBM
Perbesar
Ilustrasi BBM (Gambar oleh bere_moonlight0 dari Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat diajak untuk beralih penuh gunakan bahan bakar minyak (BBM) dengan Research Octane Number (RON) tinggi. Selain mampu meminimalisir kerusakan fatal pada mesin kendaraan, BBM RON tinggi seperti Pertamax Series juga akan meningkatkan kualitas udara.

BBM RON tinggi merupakan produk yang ramah lingkungan karena kandungan sulfur yang rendah sehingga buangan gas emisi dengan karbon lebih sedikit.

Sedangkan jika mengkonsumsi BBM RON rendah, kendaraan akan lebih terdengar kasar sehingga bisa menyebankan menurunkan performa atau unjuk kerja kendaraan.

Selain itu, BBM RON akan rendah memperburuk emisi gas buang kendaraan bermotor, sehingga pembuangannya membuat kualitas udara lebih buruk.

"Secara otomatis itu akan mempengaruhi kepada kualitas udara. Udara pun akan menjadi kotor secara tak kasat mata," kata Pengamat Otomotif Anton Fiat dikutip Kamis (22/7/2021).

Karena itu, lanjut dia, pengendara harus cermat dalam memilih BBM dengan kualitas bagus seperti penggunaan BBM dengan RON kualitas baik.

"Karena dengan kualitas baik, secara otomatis mesin kendaraan mencerna dengan baik," kata pemilik bengkel Abadi Motor itu.

Sementara, Ketua Ikatan Ahli Bahan Bakar Indonesia Iman Kartolaksono Reksowardojo menilai penggendara harus diberikan edukasi penggunaan BBM dengan RON kualitas baik.

"Karena dalam kasus ekstrim bisa merusak mesin, membuat piston berlubang, serta menurunkan efisiensi dan menaikkan emisi gas buang," kata dia ketika dihubungi.

Dia juga melihat positif kecenderungan meningkatnya konsumsi BBM berkualitas yang dibarengi dengan penurunan konsumsi BBM RON rendah.

"Dan ke depan tentu saja kecenderungan tersebut harus terus ditingkatkan. Sangat menggembirakan. Karena kualitas BBM memang harus meningkat," ungkap Imam.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kesadaran Masyarakat Mulai Terbangun

Ilustrasi BBM
Perbesar
Ilustrasi BBM (Gambar oleh Jiří Fröhlich dari Pixabay)

Itu artinya, kata Imam, kesadaran masyarakat sudah terbangun, karena BBM berkualitas tersebut, menurutnya tahan terhadap temperatur dan tekanan tinggi, untuk tidak menyala dengan sendirinya.

"Dengan demikian, pembakaran yang terjadi pada BBM oktan tinggi, hanya berasal dari api busi. Bukan karena temperatur dan tekanan yang tinggi yang berasal bukan dari busi," ujarnya.

Untuk itu, Imam mengingatkan pentingnya menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi, tidak hanya bagi kendaraan roda empat, namun juga sepeda motor.

Karena spesifikasi mesin kendaraan keluaran terbaru memang dirancang untuk BBM dengan RON yang tinggi.

"Kalau mesinnya dirancang untuk oktan tinggi maka harus mempergunakan BBM dengan angka oktan tinggi. Jika tidak, maka akan terjadi off-design operation atau operasi mesin di luar perancangan," jelas dia.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya