Riset: Penjualan E-Commerce Selama Pandemi Didominasi Produk Fesyen

Oleh Tira Santia pada 17 Sep 2020, 17:00 WIB
Diperbarui 17 Sep 2020, 17:00 WIB
Ilustrasi E-commerce
Perbesar
Ilustrasi E-commerce (Liputan6.com/Sangaji)

Liputan6.com, Jakarta - Hasil riset MarkPlus mengenai e-commerce di Indonesia di masa pandemi covid-19  mendapat kesimpulan bahwa produk yang paling banyak dibeli oleh konsumen selama kuartal III 2020 adalah produk pakaian atau fesyen.

Dilihat dari data persentase penjualan dalam berbagai kategori yang paling sering dibeli oleh konsumen di e-commerce untuk produk fesyen atau pakaian di Shopee sebesar 59 persen, Tokopedia 33 persen, Bukalapak 26 persen, Lazada 40 persen, JD.ID 31 persen, dan Blibli 28 persen.

Head of High Tech, Property & Consumer Goods Industry MarkPlus Rhesa Dwi Prabowo mengatakan, untuk produk perawatan dan kecantikan di Shopee sebesar 54 persen, Tokopedia 29 persen, Bukalapak 25 persen, Lazada 34 persen, JD.ID 36 persen, dan Blibli 29 persen. Lalu untuk produk digital di Shopee 54 persen, Tokopedia 51 persen, Bukalapak 50 persen, Lazada 24 persen, JD.ID 41 persen, dan Blibli 35 persen.

"Untuk produk Aksesoris Fashion seperti tas, sepatu, jam, dan lainnya di Shopee sebesar 48 persen, Tokopedia 30 persen, Bukalapak 30 persen, Lazada 42 persen, JD.ID 33 persen, dan Blibli 28 persen," kata Rhesa dalam konferensi pers Riset E-Commerce MarkPlus, Inc. Kuartal III, Kamis (17/9) 2020.

Selain itu, Rhesa menambahkan terkait aktivitas kampanye di kuartal III juga berkorelasi erat dengan promosi dari tiap e-commerce mulai dari potongan harga, cashback, sampai gratis ongkir.

Dalam kategori aktivitas kampanye ini, Shopee 9.9 Super Shopping Day 95 persen menjadi kampanye paling dikenal masyarakat Indonesia, di atas kampanye Waktu Indonesia Belanja Tokopedia 71 persen, Lazada 9.9 Big Sale 64 persen, JD.id 99 9REAT SALE 24 persen, Blibli Belanja Seru 22 persen, serta Bukalapak Borong Ekstra dan Bazar Heboh 20 persen.

 

2 dari 3 halaman

Kenyamanan

UKM Online Berpengaruh Besar Bagi e-Commerce Indonesia
Perbesar
Ilustrasi e-Commerce (tumblr.com)

Kata Rhesa, berbagai penawaran dan kenyamanan pengalaman berbelanja online yang ditawarkan mempengaruhi keputusan penggunaan dan kesetiaan masyarakat Indonesia dalam memilih destinasi belanja online ke depannya.

Pilihan masyarakat Indonesia jatuh kepada Shopee 77 persen, diikuti Tokopedia 64 persen, Lazada 40 persen, Bukalapak 32 persen, JD.id 27 persen, serta Blibli 23 persen.

"Kami melihat inisiatif seperti kolaborasi serta penawaran yang atraktif untuk mendorong roda ekonomi dapat mendukung pemenuhan kehidupan masyarakat di tengah kondisi pandemi selama kuartal ketiga,” ujarnya.

Demikian dengan adanya alternatif dan solusi yang ditawarkan oleh para brand e-commerce, dirinya yakin penggunaan e-commerce di masa yang akan datang, yakni kuartal empat tahun ini, akan semakin tinggi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓