Mentan Gelontorkan Alsintan hingga Salurkan KUR Guna Dukung Pertanian Lombok Tengah

Oleh stella maris pada 23 Agu 2020, 19:58 WIB
Diperbarui 23 Agu 2020, 20:01 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo
Perbesar
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Liputan6.com, Jakarta Langkah nyata dilakukan Kementerian Pertanian untuk mendukung sektor pertanian di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementerian Pertanian menggelontorkan bantuan berupa sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Penyaluran bantuan dilakukan langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat menghadiri Panen Raya Padi di Desa Aikmual, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (23/8).

“Pertanian di NTB dalam track yang benar. Karena itu, saya siap menjadi bagian yang mengawal kemajuan pertanian NTB,” kata Mentan SYL yang juga memberikan berbagai bantuan prasarana dan sarana produksi bagi para petani senilai Rp 120 miliar.

Dengan bantuan ini, Mentan SYL berharap bisa dibangun percontohan-percontohan untuk memperkuat pertanian di NTB dan bisa berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo edhy mengatakan total bantuan alsintan untuk Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 37 unit, dengan anggaran mencapai Rp686.260.000.

“Untuk bantuan alsintan, ada 37 unit yang kita berikan, terdiri dari tiga jenis alsintan. Rinciannya, kita berikan bantuan alsintan berupa Handsprayer sebanyak 1 unit senilai Rp875.000. Jenis bantuan lainnya adalah Pompa Air sebanyak 25 unit senilai Rp368.750.000, dan Trantor Roda 2 sebanyak 11 unit senilai Rp 316.635.000,” tuturnya.

Sarwo Edhy menambahkan, dengan bantuan ini diharapkan aktivitas pertanian di Lombok Tengah tidak terganggu.

“Itu karena bantuan alsintan yang kita berikan ini harus berdampak pada peningkatan produksi. Misalnya Traktor Roda 2 itu bisa untuk mempercepatan pengolahan lahan, dan pompa air bisa untuk membantu memenuhi kebutuhan air. Jadi proses pertanaman bisa berlangsung maksimal. Kita berharap indeks pertanaman juga meningkat,” tuturnya.

Tidak hanya alsintan, Sarwo Edhy juga mengatakan jika Ditjen PSP Kementerian Pertanian juga menyalurkan KUR dan asuransi yang diharapkan bisa membantu memperingan permodalan dan operasional petani di Lombok Tengah,

Bantuan tersebut antara lain penyerahan Klaim Asuransi Usaha Tani Padi Senilai Rp893,700,000, dan Klaim Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau sebanyak 138 ekor senilai Rp1,067,350,000 miliar.

Sedangkan untuk KUR, yang disalurkan secara simbolis adalah KUR Kostraling Bank Mandiri sebesar Rp100 juta dan diterima petani Awaludin, kemudian KUR Kostraling Bank BNI sebesar Rp400 juta diterima H Saufi.

 

(*)