Redam Ancaman Resesi, Negara Ini Jadi Potensi Ekspor Indonesia

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 01 Agu 2020, 20:00 WIB
Diperbarui 02 Agu 2020, 08:36 WIB
Kinerja Ekspor dan Impor RI
Perbesar
Tumpukan peti barang ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/7). Ekspor dan impor masing-masing anjlok 18,82 persen dan ‎27,26 persen pada momen puasa dan Lebaran pada bulan keenam ini dibanding Mei 2017. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi virus corona (Covid-19) berkepanjangan telah membuat dunia porak-poranda. Sebanyak 5 negara berkekuatan ekonomi besar telah masuk jurang resesi, seperti Amerika Serikat (AS), Korea Selatan, Singapura, Hong, dan Jerman.

Ancaman resesi juga kini menghantui Indonesia, meski pertumbuhan ekonominya di kuartal I 2020 masih positif 2,97 persen. Namun pada kuartal II dan III nanti, ekonomi nasional diprediksi bakal tenggelam sebagai imbas dari wabah pandemi tak berkesudahan.

Lantas, apa yang harus dilakukan Indonesia agar ekonominya tidak terpuruk seperti Amerika Serikat?

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai, mengambil langkah ekspor merupakan salah satu strategi yang bisa digunakan Indonesia untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Namun, ia mengimbau agar negara tidak mencari pasar ekspor yang pertumbuhan ekonomi anjlok sedalam Negeri Paman Sam dan lainnya.

"Misalnya China di kuartal dua justru tumbuh positif 3,2 persen. Artinya demand produk indonesia di China bisa segera pulih lebih cepat dari AS," kata Bhima kepada Liputan6.com, Sabtu (1/8/2020).

 

2 dari 3 halaman

Negara dengan Pertumbuhan Ekonomi Tinggi

Dukungan Warga Turki untuk Tentaranya yang Perangi Kurdi di Suriah
Perbesar
Isikli Tosun Baba (60) memegang dan mengenakan bendera Turki di Oncupinar, Kilis, Turki, Minggu (28/1). (AP Photo/Lefteris Pitarakis)

Bhima memaparkan, ada beberapa negara yang ekonominya tetap tumbuh selama pandemi Covid-19 ini. Beberapa negara bahkan mengalami pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibanding China pada kuartal I 2020, seperti Turki pada level 4,5 persen.

Kemudian Mesir, yang mencatat pertumbuhan ekonomi lebih besar mencapai 5 persen. Negara-negara lainnya yang juga tumbuh positif di tengah pandemi antara lain Chili (0,4 persen), Rusia (1,6 persen), dan Norwegia (1,7 persen).

Menurut Bhima, negara-negara tersebut bisa jadi pasar ekspor yang potensial bagi Indonesia untuk terhindar dari jurang resesi. "Iya betul, bisa buka ekspor ke sana," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓