Tol Sidoarjo-Gresik Siap Beroperasi Akhir Oktober 2020

Oleh Liputan6.com pada 29 Jul 2020, 14:30 WIB
Diperbarui 29 Jul 2020, 14:30 WIB
Jalan Tol Solo-Ngawi
Perbesar
Gerbang tol Ngemplak merupakan salah satu pintu ruas jalan tol Solo-Ngawi menuju Kota Solo.(Liputan6.com.Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Progres pembangunan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder (KLB) yang menghubungkan Kabupaten Sidoarjo dan Gresik saat ini mencapai 99 persen sehingga diperkirakan sudah beroperasi pada akhir Oktober 2020.

"Perkiraan kami akhir Oktober 2020 sudah beroperasi," ujar Kepala Dinas Pekerja Umum (PU) Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo dikutip dari Antara, Rabu (29/7/2020).

Proses pembangunan sampai saat ini hanya menyisakan pengerasan badan jalan yang melintas di atas Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) sepanjang 200 meter.

Setelah itu, kata dia, tahap berikutnya dimintakan izin kepada Kementerian Pekerjaan Umum sekaligus menunggu sertifikat layak operasi (SLO).

"Tol ini sementara sampai Bunder Gresik, tapi ke depan hingga Manyar Gresik yang sekarang masih proses," ucapnya.

Sementara itu, pihaknya saat ini juga fokus pada pembangunan tol Probolinggo-Lumajang yang sekarang masih dalam tahap pembangunan 12 kilometer dari exit Probolinggo Timur sampai Gending.

2 dari 3 halaman

Tol Probolinggo-Lumajang

Jalan Tol Pertama di Aceh
Perbesar
Seorang pria melintas di jalan tol ruas Banda Aceh- Sigli seksi 4 Indrapuri - Blang Bintang di Aceh, Jumat (21/2/2020). Ruas jalan tol Sigli - Banda Aceh sepanjang 74 km itu merupakan tol pertama di Aceh dan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

Menurut dia, Tol Probolinggo-Lumajang yang panjangnya 28 kilometer sangat penting untuk segera dibangun karena arteri sekarang telah melebihi kapasitas volume kendaraan.

"Harapan kami segera terealisasi dan tol tersebut bisa sangat membantu kelancaran arus transportasi," katanya.

Selain Tol Probolinggo-Lumajang, dalam waktu dekat pembangunan yang dimulai prosesnya adalah Tol Kertosono-Kediri.

"Tol Kertosono-Kediri dengan panjang diperkirakan mencapai 20,3 kilometer, akan menjadi penunjang Bandara Kediri yang telah masuk ke dalam proyek strategis nasional," katanya.

Sedangkan, berdasarkan catatan Dinas PU Bina Marga Jatim, pembangunan jalan tol di provinsi tersebut sejak 2017 hingga 2020, telah terbangun jalan Tol Mantingan-Mojokerto, Surabaya-Mojokerto, Porong-Gempol (relokasi), Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, Gempol-Pandaan dan Pandaan-Malang.

Saat ini, sudah ada beberapa ruas jalan tol yang akan mulai prosesnya tahun ini, yakni Tol Kertosono-Kediri (20,3 kilometer), Probolinggo-Lumajang (28 kilometer), Gresik Bunder-"Java Integrated Industrial and Port Estate" (JIIPE)-Manyar (9 kilometer) serta dan Tuban-Gresik.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait