Pemerintah Bangun Kepercayaan Masyarakat untuk Kembali Berwisata

Oleh Liputan6.com pada 28 Jul 2020, 18:00 WIB
Diperbarui 28 Jul 2020, 18:00 WIB
Pariwisata Labuan Bajo
Perbesar
Foto : Salah satu lokasi wisata milik WNA di Labuan Bajo, NTT (Liputan6.com/Ola Keda)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mendorong kebangkitan sektor pariwisata yang sebelumnya sangat tertekan akibat pandemi Covid-19. Salah satunya caranya adalah mendorong turis lokal untuk berkunjung di tempat-tempat wisata dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. 

"Local tourism saya kira itu nomor satu yang kedua menjadi domestic tourism menjadi fokus kita tetap dalam negeri itu strategi kita kita bangun," kata Plt Deputi Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Frans Teguh, dalam diskusi virtual di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Dia mengatakan, sejauh ini pemerintah tengah mengembalikan kepercayaan kepada masyarakat untuk kembali berwisata. Sehingga diharapkan ke depan akan terjadi pergerakan pariwisata nusantara.

"Saya kira itu fokus strategi pemerintah dalam waktu dekat sampai dengan 2 tahun ini tapi sambil berjalan tentu kita melihat peluang atau potensi untuk membangun kembali internasional market," kata dia.

Tak hanya berdiam diri. Sambil mendorong pariwisata lokal, pemerintah juga mencari cara untuk menarik turis mancanegara. Berbagai stategi terus digencarkan. Salah satunya promosi menjadikan Indonesia sebagai pilihan tujuan wisata.

"Di sini menjadi sangat strategis bagi Indonesia karena kita punya alam dan budaya yang premium sehingga akhirnya nanti quality of tourism menjadi sebuah posisi kita untuk ke depan. Peluang kita untuk mendapatkan segmen pasar internasional masih ada tetapi hari ini slowdown itu kita lebih bicara kepada fokus lokal tourism dan domestic tourism," tandas dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

 

2 dari 2 halaman

Pembangunan Pariwisata Harus Berfokus pada Kualitas

Melihat Para Turis Berlibur di Pantai Kuta Bali
Perbesar
Dua turis berjemur di pantai Kuta di pulau pariwisata Indonesia di Bali (4/1). Sebelum menjadi objek wisata, Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang tempat produk lokal diperdagangkan kepada pembeli dari luar Bali. (AFP Photo/Sony Tunbelaka)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada pelaku usaha sekor pariwisata untuk mengedepankan kualitas. Selain itu, Luhut juga berharap agar pelaku usaha maupun pengunjung merawat lingkungan secara bersama.

"Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar pariwisata Indonesia berfokus pada capaian kualitas dan wisatawan juga merawat lingkungan hidup," kata Luhut dalam Webinar Nasional Reaktivasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Jakarta, Rabu (22/7).

Luhut mengatakan, Indonesia memiliki banyak daya tarik dan berpotensi menjadi lokasi wisata berkualitas (quality tourism) seperti geopark, taman nasional dan wisata bahari. Sejumlah langkah juga sudah dilakukan pemerintah untuk membangun wisata berkualitas.

Misalnya menggelontorkan dana Rp 3,8 triliun untuk pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah juga berupaya memantik ekonomi pariwisata melalui penyerapan anggaran belanja pemerintah.

Lanjutkan Membaca ↓