Wishnutama: Jangan Meremehkan Wisata Domestik

Oleh Liputan6.com pada 22 Jul 2020, 20:56 WIB
Diperbarui 22 Jul 2020, 20:56 WIB
Wishnutama Terima Kunjungan Emtek dan SCM Group di Kemenpar
Perbesar
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama saat menerima kunjungan jajaran Emtek dan SCM Group di Kantor Kemenpar, Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kunjungan tersebut untuk membahas kerja sama di sektor media. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah pandemi ini sektor pariwisata tak bisa lagi mengandalkan wisatawan dari luar negeri atau mancanegara. Sebab berbagai negara masih melarang warganya untuk bepergian.

Oleh sebab itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio meminta kepada industri pariwisata untuk menyasar ke wisatawan nusantara. Tercatat, Sebelum virus Corona mewabah setidaknya ada 300 juta perjalanan wisatawan nusantara.

"Kita saat ini akan memulai wisata domestik, jangan underestimate dengan wisata domestik," kata Wishnutama di Jakarta, Rabu, (22/7/2020).

Tak hanya itu, dalam catatannya pada 2018 ada 8 juta orang Indonesia yang berlibur keluar negeri. Total uang yang dihabiskan mereka mencapai Rp 9 miliar.

"Wisatawan Indonesia yang keluar negeri 8 juta orang dan mereka spend main sampai 9 miliar di luar negeri," kata dia. Peluang pendapatan ini yang perlu ditangkap oleh para pelaku usaha. Agar mereka yang terbiasa menghabiskan uang dengan berwisata di negara lain menjadi berlibur di Indonesia.

"Sehingga wisatawan yang tadinya mau ke luar negeri aktif bisa wisata ke Indonesia," kata dia.

Lewat cara ini, pariwisata di Indonesia bakal kembali pulih dan bangkit. Dia juga berharap wisatawan nusantara bisa membantu pemerintah untuk pemulihan ekonomi dengan tetap berwisata di dalam negeri.

"Kita mendorong wisatawan domestik agar berwisata di destinasi wisata kita akan membantu pemulihan pariwisata," kata dia.

"Saya sangat percaya dalam setiap krisis selalu ada peluang dan banyak peluang yang ada dan bisa dimanfaatkan," sambung Wishnutama.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Turis Lokal Jadi Tulang Punggung Pemulihan Industri Pariwisata

Bermain Surfing di Pantai Kuta
Perbesar
Turis berselancar di pantai Kuta dekat Denpasar di pulau resor Indonesia di Bali (3/5). Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal tahun 1970-an. (AFP Photo/Sonny Tumbelaka)

Sebelumnya, pemerintah mengandalkan wisatawan lokal atau turis lokal untuk mendorong kembali sektor pariwisata di Indonesia. Sebelumnya atau sebelum pandemi Corona Covis-19, pemerintah banyak mengandalkan wisatawan mancanegara

"Belum ada kepastian dari wisatawan mancanegara, oleh karena itu kita fokus di wisatawan nusantara," kata Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu, dalam Talk Show Info Corona bertajuk 'Wisata Aman Covid-19' di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (19/7/2020).

Vinsensius mengatakan tahun lalu ada pergerakan wisata dari turis lokal sebanyak 300 ribu orang. Namun dia bersyukur karena sebenarnya potensinya masih sangat besar, Hal tersebut berdasarkan jumlah penduduk Indonesia yang mencpaai di 260 juta orang.

"Kita bersyukur penduduk kita yang 260 juta orang ini juga menjadi potensi wisatawan nusantara," kata dia.

Untuk itu, saat ini pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membangun kepercayaan agar masyarakat kembali berwisata. Sebab saat ini masyarakat kehilangan kepercayaan pada sejumlah destinasi wisata.

Akibatnya mereka enggan berwisata di masa pandemi. Padahal Pemerintah telah membuat pedoman aman berwisata selama pandemi.

"Pak Menteri sudah mencanangkan kampanye pariwisata Indonesia Care atau disingkat I Do Care," katanya.

Lanjutkan Membaca ↓