Pekan Ini, SKD Sekolah Kedinasan Difokuskan Bagi Pelamar STIN

Oleh Maulandy Rizki Bayu Kencana pada 13 Jul 2020, 14:45 WIB
Diperbarui 13 Jul 2020, 14:45 WIB
Ragam Ekspresi Para Peserta Tes CPNS
Perbesar
Ekspresi peserta saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk CPNS Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kantor BKN Regional V, Jakarta, Senin (27/1/2020). Seleksi diikuti 2.162 peserta. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menginformasikan, pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk sekolah kedinasan pada satu pekan ini akan digelar untuk para pendaftar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan, perhelatan tes SKD untuk pendaftar STIN berlangsung sejak Senin hingga Jumat pekan ini.

"Untuk hari ini STIN saja. Jadi 1 sekolah kedinasan selesai, baru pindah ke sekolah kedinasan yang lain," jelas Paryono kepada Liputan6.com, Senin (13/7/2020).

Sebagai informasi, STIN yang berada di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN) pada tahun ini membuka pendaftaran sekolah kedinasan untuk 250 formasi. Sementara jumlah pelamarnya mencapai 8.527 orang.

Meski berlangsung selama 5 hari kerja, Paryono melanjutkan, pelaksanaan tes SKD di STIN pada hari terakhir bakal dikhususkan untuk pendaftar yang tak memenuhi syarat kesehatan.

Menurut penjelasannya, para pelamar sekolah kedinasan dengan suhu di bawah ketentuan akan dialihkan untuk mengikuti ujian pada Jumat mendatang.

"Iya, karena 1 hari waktu cadangan yang akan digunakan oleh peserta, yang menurut saran tim kesehatan digunakan oleh peserta yang suhunya diatas 37,3 °C yang pada saat hari H dia tidak memungkinkan melaksanakan tes SKD," tuturnya.

2 dari 4 halaman

STIN Buka Tes SKD Sekolah Kedinasan di 10 Lokasi

Mengintip Seleksi CPNS 2018 di Gedung Wali Kota Jaksel
Perbesar
Peserta bersiap mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (26/10). Tes SKD CPNS diselenggarakan mulai 26 Oktober hingga 17 November 2018. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk seleksi sekolah kedinasan tahun anggaran 2020 resmi dibuka pada Senin (13/7/2020) ini. Sebanyak 150.275 pelamar akan bersaing untuk dapat menjadi peserta ajar di 6 sekolah kedinasan.

Untuk hari pertama ini, baru Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) yang dinaungi Badan Intelijen Negara (BIN) yang akan menggelar tes SKD sekolah kedinasan. Secara keseluruhan, pelaksanaan ujian di sekolah kedinasan tersebut akan dilaksanakan di 11 titik lokasi.

"Untuk hari ini STIN saja. Kalau titik lokasi untuk STIN tidak (digelar) di semua lokasi, hanya 11 lokasi," terang Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono kepada Liputan6.com, Senin (13/7/2020).

Adapun penyelenggaraan SKD sekolah kedinasan akan dilakukan di 49 titik lokasi. Meliputi Kantor BKN Pusat, Kantor Regional (Kanreg) BKN, Kantor UPT BKN, dan titik lokasi mandiri.

Menurut informasi yang diberikan BKN, pelaksanaan SKD untuk STIN hari ini digelar di 10 titik lokasi. Adapun satu lokasi baru akan menyelenggarakan tes SKD pada 15 Juli mendatang.

Secara keseluruhan, perhelatan tes akan dilakukan di 11 titik lokasi berbeda, antara lain:

1. BKN Pusat

2. Kanreg Yogya

3. Kanreg Surabaya

4. Kanreg Bandung

5. Kanreg Makassar

6. Kanreg Medan

7. Kanreg Palembang

8. Kanreg Jayapura (mulai tes 15 Juli)

9. Kanreg Denpasar

10. Kantor UPT Padang

11. Kantor UPT Balikpapan

Lebih lanjut, Paryono melaporkan, pelaksanaan SKD untuk STIN pada hari ini pun hanya diikuti oleh sekitar 2.300 pendaftar. Sebagai informasi, STIN pada seleksi sekolah kedinasan tahun ini diikuti oleh 8.527 pendaftar.

"Hari ini ada sekitar 2.300 orang yang ikut tes SKD," ungkap Paryono.

3 dari 4 halaman

6 Instansi

Melihat Tes SKD CPNS di Jakarta
Perbesar
CPNS saat mengikuti SKD di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Senin (27/1/2020). Tes SKD CPNS Tahun Anggaran 2019 diselenggarakan mulai 27 Januari hingga 28 Februari 2020 dengan jumlah peserta memenuhi syarat (MS) untuk mengikuti SKD sebanyak 3.364.868 orang. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Mengutip catatan BKN, pelaksanaan rekrutmen sekolah kedinasan tahun ini dibuka di enam instansi, dengan total formasi sebanyak 5.426. Berikut rinciannya:

- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada dengan jumlah 1.200 formasi

- Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan jumlah 600 formasi

- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan jumlah 2.676 formasi

- Badan Intelijen Negara (BIN) dengan jumlah 250 formasi

- Badan Pusat Statistik (BPS) dengan jumlah 600 formasi

- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan jumlah 100 formasi.

Secara jumlah pelamar, Institut Pemerintauan Dalam Negeri (IPDN) yang berada di bawah Kemendagri menjadi sekolah kedinasan dengan jumlah pelamar terbanyak, yakni 57.534 orang.

Posisi kedua ditempat PTTD-STTD di bawah Kemenhub dengan jumlah pelamar 34.384 orang. Diikuti Politeknik Statitiska atau STIS di bawah BPS dengan jumlah pelamar 28.942 orang.

Kemudian Poltekim dan Poltekip yang dinaungi Kemenkumham dengan jumlah pelamar 26.679 orang. Lalu STIN BIN dengan jumlah pelamar 8.527 orang, dan terakhir STSN di bawah BSSN dengan jumlah pelamar 4.123 orang. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓