Peningkatan SDM Lewat Bertani On Cloud Bisa Dongkrak Produktivitas Sektor Pangan

Oleh Tira Santia pada 05 Jul 2020, 11:29 WIB
Diperbarui 05 Jul 2020, 11:51 WIB
20160704-Pupuk Padi-Karawang- Gempur M Surya
Perbesar
Petani memupuk tanaman padi di Karawang, Jawa Barat, Senin (4/7). Kementerian Pertanian optimis target produksi padi sebesar 75,13 juta ton pada tahun 2016 dapat tercapai. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Liputan6.com, Jakarta - Meskipun di tengah pandemi covid-19, bukan halangan untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor Pertanian. Salah satunya adalah program Bertani On cloud yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan). 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi mengatakan, selama pandemi pihaknya telah melaksanakan program Bertani On cloud, yakni upaya BPPSDMP mengadakan pelatihan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Menurut penelitian Ary Ginanjar dia seorang motivator yang hebat, dari hasil penelitiannya ada tiga faktor pengungkit produktivitas, pertama adalah inovasi teknologi dan sarana dan prasarana itu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas 25 persen,” kata Dedi kepada Liputan6.com, seperti ditulis Minggu (5/7/2020).

Faktor kedua, yakni dengan adanya kebijakan peraturan perundangan, juga memberikan kontribusi kurang lebih 25 persen. Lalu yang ketiga, 50 persen lainnya adalah kontribusi dari sumber daya manusia. Oleh sebab itu Kementan pun menggagas Bertani on Cloud.

“Itu kata kuncinya sekarang bagaimana caranya mencetak sumber daya manusia yang betul-betul bisa mengimplementasikan teknologi, yang betul-betul memanfaatkan sarana dan prasarana dan bisa taat terhadap semua kebijakan, dengan memanfaatkan peraturan perundangan dan sebagainya, agar produktivitas meningkat secara tajam dengan cara pelatihan,” jelasnya.

Menurutnya dengan pelatihan kualitas SDM maka peningkatan ilmu pengetahuanya dipastikan akan meningkat pula. Secara bersamaan maka produktivitas pertanian juga akan meningkat apabila SDM sudah terlatih, dan mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya dari pelatihan tersebut.

“Salah satu bentuk pelatihan adalah dengan cara Bertani On Cloud, jadi kita yakin sekali dengan pelatihan kualitas sumber daya manusia pertanian atau kapasitas dari SDM pertanian, itu pasti meningkat ,di saat yang sama akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas berarti dia bisa meningkatkan produksi komoditas pertanian,” ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Produktivitas Meningkat

20160704-Pupuk Padi-Karawang- Gempur M Surya
Perbesar
Petani memupuk tanaman padi di Karawang, Jawa Barat, Senin (4/7). Untuk mencapai target swasembada pangan 2016, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 triliun. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Demikian pelatihan yang diberikan untuk para petani yang sudah melek digital atau generasi milenial, penyuluh, dan praktisi, diharapkan setelah mereka menguasai tematik-tematik dari bertani, ia yakin produktivitas pertanian itu akan meningkat.

“Kalau produktivitas pertanian meningkat itu saya haqul yakin ketahanan pangan ada di genggaman kita, itu yang sangat kita harapkan,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓