Seluruh Sektor Menghijau, IHSG Dibuka Menguat ke 4.921,89

Oleh Septian Deny pada 02 Jul 2020, 09:09 WIB
Diperbarui 02 Jul 2020, 09:09 WIB
Akhir 2019, IHSG Ditutup Melemah
Perbesar
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bergerak menguat pada pembukaan perdagangan saham Kamis pekan ini. Seluruh sektor berada di zona hijau.

Pada awal perdagangan Kamis (2/7/2020), IHSG naik 5,6 poin atau 0,11 persen ke posisi 4.921,89. Sementara indeks saham LQ45 juga naik 0,37 persen ke posisi 762,18.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.932,54 Sedangkan terendah 4.914,39.

Sebanyak 139 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 140 saham melemah dan 97 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 16.402 kali dengan volume perdagangan 167,1 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 176 miliar.

Investor asing beli saham Rp 2,09 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.270.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Sektor yang menguat dipimpin oleh sektor konstruksi yang melonjak 0,99 persen. Kemudian disusul oleh sektor perkebunan yang naik 0,73 persen dan sektor infrastuktur menguat 0,72 persen.

2 dari 3 halaman

Pergerakan Saham

Akhir tahun 2017, IHSG Ditutup di Level 6.355,65 poin
Perbesar
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Karena hal tersebut, Jokowi memberi apresiasi kepada seluruh pelaku industri maupun otoritas pasar modal. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang menguat antara lain EPAC naik 34,46 persen ke Rp 199 per saham, TNCA naik 33,33 persen ke Rp 240 per lembar saham dan INCI naik 10,7 persen ke Rp 476 per lembar saham.

Saham-saham yang melemah antara lain PURE yang turun 6,96 persen ke Rp 107 per lembar saham, IDPR melemah 6,91 persen ke Rp 175 per lembar saham dan MDLN anjlok 6,9 persen ke Rp 54 per lembar saham.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓