125 Saham di Zona Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke 4.951,41

Oleh Septian Deny pada 22 Jun 2020, 09:10 WIB
Diperbarui 22 Jun 2020, 09:11 WIB
Akhir tahun 2017, IHSG Ditutup di Level 6.355,65 poin
Perbesar
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Karena hal tersebut, Jokowi memberi apresiasi kepada seluruh pelaku industri maupun otoritas pasar modal. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bergerak menguat pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Sebanyak 125 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada awal perdagangan Senin (22/6/2020), IHSG menguat 11,22 poin atau 0,22 persen ke posisi 4.951,41. Sementara indeks saham LQ45 melemah 0,14 persen ke posisi 767,13.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.956,73. Sedangkan terendah 4.939,42.

Sebanyak 125 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 73 saham melemah dan 137 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 23.164 kali dengan volume perdagangan 247,8 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 250,5 miliar.

Investor asing jual saham Rp 15,4 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.090.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada tiga sektor yang melemah yaitu perdagangan yang turun 0,44 persen, sektor infrastrutur turun 0,28 persen dan sektor pertambangan turun 0,01 persen.

Sementara sektor yang menguat dipimpin oleh perkebunana yang naik 1,64 persen. Kemudian disusul sektor barang konsumsi yang menguat 0,53 persen dan konstruksi yang naik 0,47 persen.

2 dari 3 halaman

Pergerakan Saham

Akhir tahun 2017, IHSG Ditutup di Level 6.355,65 poin
Perbesar
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang menguat antara lain ATIC naik 13,64 persen ke Rp 875 per saham, OCAP naik 10 persen ke Rp 220 per lembar saham dan BULL naik 9,84 persen ke Rp 266 per lembar saham.

Saham-saham yang melemah antara lain PICO yang turun 6,94 persen ke Rp 322 per lembar saham, DUCK melemah 6,78 persen ke Rp 550 per lembar saham dan KKGI anjlok 6,67 persen ke Rp 224 per lembar saham.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓