Dipimpin Sektor Industri Dasar, IHSG Dibuka Menguat ke 4.968,98

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 19 Jun 2020, 09:14 WIB
Diperbarui 19 Jun 2020, 09:14 WIB
Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin
Perbesar
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Jumat pekan ini.

Pada awal perdagangan Jumat (19/6/2020), IHSG menguat 43,7 poin atau 0,89 persen ke posisi 4.968,98. Sementara indeks saham LQ45 menguat 0,99 persen ke posisi 769,32.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.968,98. Sedangkan terendah 4.927,37.

Sebanyak 154 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 55 saham melemah dan 121 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 23.629 kali dengan volume perdagangan 246,1 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 240,9 miliar.

Investor asing jual saham Rp 31,3 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.052.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada satu sektor yang melemah yaitu pertambangan yang turun 0,25 persen.

Sementara sektor yang menguat dipimpin oleh industri dasar yang naik 2,27 persen. Kemudian disusul sektor manufaktur yang menguat 1,20 persen dan keuangan yang naik 1 persen.

 

2 dari 3 halaman

Pergerakan Saham

IHSG Awal Pekan Ditutup di Zona Hijau
Perbesar
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang menguat antara lain LPLI naik 13,16 persen ke Rp 86 per saham, MPRO naik 12,22 persen ke Rp 1.010 per lembar saham dan NATO naik 11,11 persen ke Rp 300 per lembar saham.

Saham-saham yang melemah antara lain PTBA yang turun 6,94 persen ke Rp 2.280 per lembar saham, TMPO melemah 6,8 persen ke Rp 137 per lembar saham dan ASGR anjlok 6,67 persen ke Rp 700 per lembar saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓