IHSG Dibuka Menguat, Tembus 5.000 Lagi

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 17 Jun 2020, 09:12 WIB
Diperbarui 17 Jun 2020, 09:13 WIB
Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin
Perbesar
Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Rabu pekan ini. Di sesi awal perdagangan IHSG sudah tembus di posisi 5.000.

Pada awal perdagangan Rabu (17/6/2020), IHSG menguat 18 poin atau 0,36 persen ke posisi 5.004,47. Sementara indeks saham LQ45 melemah 0,16 persen ke posisi 774,52.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.018.98. Sedangkan terendah 4.988,32.

Sebanyak 199 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 33 saham melemah dan 107 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 38.137 kali dengan volume perdagangan 725,8 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 677,7 miliar.

Investor asing jual saham Rp 69 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.075.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada satu sektor yang melemah yaitu aneka industri yang turun 0,17 persen. Sementara sektor lain bergerak di zona hijau.

Penguatan dipimpin oleh sektor perdagangan yang naik 0,98 persen. Kemudian disusul sektor perkebunan yang menguat 0,97 persen dan sektor konstruksi yang naik 0,71 persen.

 

2 dari 3 halaman

Pergerakan Saham

Awal 2019 IHSG
Perbesar
Layar monitor pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan saham 2019 menguat 10,4 poin atau 0,16% ke 6.204. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang menguat antara lain YPAS naik 10,92 persen ke Rp 660 per saham, LMAS naik 9,46 persen ke Rp 81 per lembar saham dan SOTS naik 9,09 persen ke Rp 240 per lembar saham.

Saham-saham yang melemah antara lain ALMI yang turun 6,96 persen ke Rp 214 per lembar saham, MLPT melemah 6,84 persen ke Rp 885 per lembar saham dan PEGE anjlok 6,67 persen ke Rp 140 per lembar saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓