341 Saham Menguat, IHSG Melambung ke 4.986,45

Oleh Arthur Gideon pada 16 Jun 2020, 16:15 WIB
Diperbarui 16 Jun 2020, 16:19 WIB
IHSG
Perbesar
Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan pada Selasa pekan ini. Investor asing jual saham Rp 470 miliar di pasar regular.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (16/6/2020), IHSG ditutup melambung 170 poin atau 3,53 persen ke posisi 4.986,45. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga menguat 4,89 persen ke posisi 776,03.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.989,52 dan terendah 4.821,47.

Sebanyak 341 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 102 saham melemah dan 145 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 697.212 kali dengan volume perdagangan 9,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,5 triliun.

Investor asing jual saham Rp 470 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.070.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor keuangan yang melonjak 4,96 persen. Kemudian disusul sektor aneka industri yang naik 4,11 persen dan sektor industri dasar menguat 3,77 persen.

 

2 dari 3 halaman

Pergerakan Saham

IHSG Menguat
Perbesar
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,34% ke level 5.014,08 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (8/6). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham yang menguat diantaranya VRNA yang naik 34,78 persen ke Rp 124 per saham, IDPR naik 34,64 persen ke Rp 206 per saham dan LMAS naik 29,82 persen ke Rp 74 per saham.

Saham yang melemah antara lain PGJO yang turun 9,68 persen ke Rp 84 per lembar saham, INTD melemah 7 persen ke Rp 186 per lembar saham dan ARKA turun 6,98 persen ke Rp 800 per lembar.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait