Mengekor Wall Street, Bursa Saham Asia Dibuka Melonjak

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 16 Jun 2020, 09:00 WIB
Diperbarui 16 Jun 2020, 09:00 WIB
Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Seorang pria melihat layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Liputan6.com, Jakarta - Saham-saham di Asia melonjak pada perdagangan Selasa pagi setelah Wall Street melompatan dramatis semalam.

Dikutip dari laman CNBC, Selasa (16/6/2020), Nikkei 225 di Jepang melonjak 2,86 persen pada awal perdagangan sementara indeks Topix menguat 2,49 persen. Di Korea Selatan, Kospi melonjak 3,1 persen.

Saham di Australia juga diperdagangkan lebih tinggi, dengan S & P / ASX 200 naik 1,28 persen.

Secara keseluruhan, indeks saham MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,92 persen lebih tinggi.

Investor pada hari Selasa kemungkinan akan fokus pada pengumuman bank sentral, dengan Reserve Bank of Australia akan merilis risalah pertemuan kebijakan moneter baru-baru ini sekitar pukul 9:30 pagi waktu HK / SIN. Bank of Japan juga akan merilis pernyataan kebijakan moneter pada hari Selasa.

Federal Reserve AS mengumumkan pada Senin, langkah-langkah lebih lanjut untuk mendukung pasar. The Fed mengatakan akan membeli obligasi korporasi individual, menandai pendekatan yang lebih luas untuk pembelian obligasi korporasi. Sebelumnya menunjukkan bahwa pada akhirnya akan membeli obligasi di pasar primer, pengumuman Senin oleh bank sentral AS menandai ekspansi itu ke pasar sekunder.

 

2 dari 3 halaman

Wall Street Melonjak

Wall Street Anjlok Setelah Virus Corona Jadi Pandemi
Perbesar
Ekspresi spesialis Michael Pistillo (kanan) saat bekerja di New York Stock Exchange, Amerika Serikat, Rabu (11/3/2020). Bursa saham Wall Street anjlok pada akhir perdagangan Rabu (11/3/2020) sore waktu setempat setelah WHO menyebut virus corona COVID-19 sebagai pandemi. (AP Photo/Richard Drew)

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 96,565 setelah tergelincir dari level di atas 97 yang terlihat sebelumnya.

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average ditutup 157,62 poin lebih tinggi pada 25.763,16. Sementara S&P 500 naik 0,8 persen untuk mengakhiri hari perdagangannya di 3.066,59. Nasdaq Composite naik 1,4 persen menjadi 9.726,02.

Pergerakan ke atas terjadi setelah pembalikan tajam dari kerugian sebelumnya selama hari perdagangan di Wall Street, dengan Dow turun lebih dari 760 poin sebelum rebound. S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun sebanyak 2,5 persen dan 1,9 persen.

Yen Jepang diperdagangkan pada 107,42 per dolar setelah melihat tertinggi di sekitar 107,1 kemarin. Dolar Australia berada di USD 0,6964 setelah naik dari level di bawah USD 0,684 kemarin.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓