Cuma 32 Saham yang Menguat, IHSG Dibuka Amblas ke 4.738,23

Oleh Septian Deny pada 12 Jun 2020, 09:10 WIB
Diperbarui 12 Jun 2020, 09:29 WIB
Awal 2019 IHSG
Perbesar
Layar monitor pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan saham 2019 menguat 10,4 poin atau 0,16% ke 6.204. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada awal perdagangan Jumat ini dibuka melemah.

Pada pembukaan perdagangan Jumat(12/6/2020) pukul 09.00 WIB, IHSG melemah 1074,29 poin atau 2,34 persen ke posisi 4.738,23. Sementara indeks saham LQ45 juga turun 3,55 persen ke posisi 718,92.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.854,43. Sedangkan terendah 4.714,74.

Sebanyak 242 saham melemah. Sedangkan 32 saham menguat dan 68 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 32.041 kali dengan volume perdagangan 461,6 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 458,3 miliar.

Investor asing jual saham Rp 20,48 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.995.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, keseluruhan bergerak di zona merah. Pelemah dipimpin oleh aneka industri yang anjlok 3,9 persen. Kemudian disusul sektor industri dasar yang turun 3,44 persen dan sektor aneka manufaktur yang turun 3,25 persen.

2 dari 3 halaman

Pergerakan Saham

Pergerakan IHSG Turun Tajam
Perbesar
Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Saham-saham yang melemah antara lain WINS turun 6,98 persen ke Rp 80 per saham, ADES turun 6,98 persen ke Rp 800 per saham dan PICO turun 6,94 persen ke Rp 268 per lembar saham.

Saham-saham yang menguat antara lain INDO yang naik 24,47 persen ke Rp 117 per lembar saham, KONI menguat 23,53 persen ke Rp 630 per lembar saham dan TNCA naik 21,62 persen ke Rp 270 per lembar saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓