Seluruh Sektor Terbakar, IHSG Dibuka Melemah ke 4.836,87

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 11 Jun 2020, 09:13 WIB
Diperbarui 11 Jun 2020, 09:15 WIB
Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin
Perbesar
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada awal perdagangan Kamis ini dibuka melemah. Seluruh sektor saham memerah pada awal perdagangan.

Pada pembukaan perdagangan Kamis (11/6/2020) pukul 09.00 WIB, IHSG melemah 83,8 poin atau 1,7 persen ke posisi 4.836,87. Sementara indeks saham LQ45 juga turun 2,76 persen ke posisi 737,35.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.931,24. Sedangkan terendah 4.836,87.

Sebanyak 166 saham melemah. Sedangkan 72 saham menguat dan 77 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 26.547 kali dengan volume perdagangan 324 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 320,2 miliar.

Investor asing jual saham Rp 5,5 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.015.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, keseluruhan bergerak di zona merah. Pelemah dipimpin oleh keuangan yang anjlok 3,08 persen. Kemudian disusul sektor aneka industri yang turun 2,2 persen dan sektor manufaktur turun 1,10 persen.

 

2 dari 3 halaman

Pergerakan Saham

IHSG Menguat
Perbesar
Pekerja terlihat di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,34% ke level 5.014,08 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (8/6). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang melemah antara lain HTME turun 6,94 persen ke Rp 134 per saham, BMRI turun 6,92 persen ke Rp 4.570 per saham dan NIKL turun 6,92 persen ke Rp 484 per lembar saham.

Saham-saham yang menguat antara lain KPAL yang naik 25,40 persen ke Rp 79 per lembar saham, AKSI menguat 23,33 persen ke Rp 296 per lembar saham dan CSRA naik 21,62 persen ke Rp 270 per lembar saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓