Taspen Ajak Pensiunan PNS Berwirausaha Lewat Kios Warga

Oleh Tira Santia pada 10 Jun 2020, 12:10 WIB
Diperbarui 10 Jun 2020, 12:10 WIB
Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Catat Laba Bersih Rp 577 Miliar
Perbesar
Seorang karyawan saat melayani nasabahnya di Taspen, Jakarta, Senin (22/2). PT Taspen (Persero) mencatatkan laba bersih sebesar Rp577,9 miliar di sepanjang 2015. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Tapsen) meresmikan program Wirausaha atau Kios Warga untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS yang sudah memasuki masa pensiun agar bisa terus berkarya di hari tua.

Dalam peresmian tersebut turut hadir Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, serta para peserta kios warga dari berbagai daerah seperti Purwokerto, Kendal, Mataram, Samarinda, Palangkaraya, Kediri, Kupang, Cirebon, Puwokerto, Bogor, Bandung, Pandeglang, Malang, Serang, Tasik, Semarang, Jakarta.

“Saya rasa ini suatu hal yang monumental dimana kita benar-benar mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya para pensiunan melalui program wirausaha pintar, salah satunya Kios Warga agar terus  semakin berdaya, senja berarti kita tetap bisa  berkarya di hari tua,” kata Direktur Utama PT. Taspen A.N.S Kosasih, dalam peresmian Kios Warga, Rabu (10/6/2020).

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa pihaknya juga sudah berdiskusi dengan tim dari BRI, yang sudah mendukung dan bergabung dalam program wirausaha pintar Kios Warga, karena BRI sendiri sudah memiliki teknologi yang tinggi, bahkan BRI memiliki ribuan titik yang dilayani secara teknologi, dan BRI punya satelit sendiri.

“Untuk program wirausaha pintar ini kenapa kami lakukan? Karena menurut survey OJK pada tahun 2019 ada 93 persen pekerja formal di Indonesia belum memiliki rencana setelah memasuki masa pensiun, dan 7 dari 10 pensiunan di Indonesia harus tetap bekerja untuk melanjutkan hidup,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya sebagai institusi perseroan mempunyai tujuan khusus untuk mensejahterakan pensiunan, khususnya pensiunan ASN dan juga mensejahterakan pensiunan ASN dimana ia yakin untuk Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kota, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Provinsi, yang isinya ASN begitupun juga diseluruh Kementerian diharapkan gerakan ini bisa dilakukan oleh ASN yang masih aktif, sehingga mereka tidak bingung ketika sudah memasuki masa pensiun.

2 dari 3 halaman

Minat Pegawai ASN

Tingkat Mutu dan Produktivitas, Kemnaker Ajak ASN Indramayu Belajar dari Pelaku Industri
Perbesar
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara

Menurutnya ada begitu banyak alternatif dalam program wirausaha pintar salah satunya Kios Warga yang saat ini diresmikan, tentunya Kios warga ini didukung dengan sentuhan teknologi dan bantuan dari BRI.

“Taspen mengadakan ini untuk ASN dan untuk Indonesia  seperti Tagline BUMN ‘Hadir untuk Negeri’, karena itu kami berterima kasih sekali kepada Menteri Koperasi dan UKM karena dengan hadirnya menekankan kembali bahwa hal ini betul-betul penting dan perlu kesejahteraan masyarakat di hari tua itu diperhatikan bukan hanya mereka sendiri tapi oleh Taspen, BRI, dan pemerintah,” ungkapnya.

Demikian ia melihat besarnya minat pegawai ASN yang ingin berwirausaha membuat pihaknya menggalakkan terus program wirausaha pintar.

“Kami berharap kios warga yang telah diluncurkan hari ini menjadi alternatif yang baik bagi para pensiunan untuk berkarya di hari tua,” pungkasnya.   

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓