Sempat Tertekan, Akhirnya IHSG Ditutup Menguat ke 4.947,78

Oleh Arthur Gideon pada 05 Jun 2020, 16:15 WIB
Diperbarui 05 Jun 2020, 16:15 WIB
Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin
Perbesar
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Jumat ini. IHSG Dibuka melemah tetapi di tengah sesi perdagangan indeks berhasil berbalik arah menguat.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (5/6/2020), IHSG ditutup naik 31,07 poin atau 0,63 persen ke posisi 4.947,78. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga menguat 0,79 persen ke posisi 770,66.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.948,51 dan terendah 4.851,14.

Sebanyak 258 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 139 saham melemah dan 169 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 723.166 kali dengan volume perdagangan 10,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,8 triliun.

Investor asing jual saham Rp 263 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.920.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada dua sektor yang melemah yaitu industri dasar dan barang konsumsi.

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin oleh sektor aneka industri yang menguat 4,13 persen. Kemudian disusul sektor kontruksi yang menguat 1,64 persen dan sektor perdagangan naik 0,19 persen.

2 dari 2 halaman

Pergerakan Saham

20160801-IHSG-Melesat-Jakarta-AY
Perbesar
Pekerja menunjuk layar sekuritas di Jakarta, Senin (1/8). Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak menguat 64,216 poin (1,23%) ke 5.280,210. Sementara indeks LQ45 bergerak naik 16,105 poin (1,80%) ke908.947. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham yang menguat diantaranya JAST yang naik 34,31 persen ke Rp 137 per saham, FOOD naik 34,12 persen ke Rp 114 per saham dan MTSM naik 34,06 persen ke Rp 185 per saham.

Saham yang melemah antara lain DPUM yang turun 7 persen ke Rp 93 per lembar saham, NATO melemah 6,94 persen ke Rp 402 per lembar saham dan JAWA turun 6,85 persen ke Rp 68 per lembar.

Lanjutkan Membaca ↓